Empat Penganiaya Anggota Kostrad Diringkus – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Empat Penganiaya Anggota Kostrad Diringkus

KEROYOK -- Korban Praka Ilham Jaya, anggota Batalyon 433 Kostrad dirawat di RSUD Sawerigading Palopo akibat diserang kelompok pemuda mabuk di Walenrang Kabupaten Luwu, Senin (26/12) dini hari.

LUWU, BKM — Empat warga yang terlibat pengeroyokan anggota TNI dari Kesatuan 433 Kostrad Praka Irham Jaya berhasil diringkus polisi, Senin (26/12) beberapa jam setelah kejadian.

Mereka yang diringkus Alpan Pausi (16), Abd Waris (17), Sony Kristian, (17 ) dan Eko Patrio (19).
Kapolres Luwu AKBP Ahmad Yanuari Insan melalui Kapolsek Walenrang AKP Amos Bija mengatakan polisi sudah mengamankan empat pelaku dan lainnya sedang dalam pengejaran. ”Identitas pelaku lainnya sudah dikantongi dan tidak lama lagi akan ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ujar Kapolsek AKP Amos Bija kepada BKM, Senin (26/12).
Komandan Kodim 1403/Swg Let Kol Kav Cecep Sutendi meminta anggota TNI untuk tidak terpancing dan menyerahkan kejadian ini kepada proses hukum.”Kita sudah lakukan koordinasi dengan Polres Luwu,” tandas Cecep.
Praka Ilham kini tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Sawerigading Palopo akibat luka tikam.
Kasus penganiyaan ini bermula saat sekelompok pemuda dalam keadaan mabuk membuat keributan
di Desa Sebaseba terjadi keributan di depan rumah Praka Irham Jaya. Hal itu dipicu oleh pelaku Arpan dalam keadaan mabuk, melontarkan ungkapan kasar kepada adik ipar korban Ono yang sementara duduk di depan rumahnya bersama 10 orang rekannya.
Tak diterima dimaki dengan kata-kata kasar, Ono dan seorang rekannya Wilson berdiri dan mendekati Arpan yang sudah mabuk. Keduanya bermaksud menyuruh Arpan pulang ke rumahnya tapi malah melepaskan tinju ke punggung. Ono sadar karena Arpan mabuk tidak menghiraukan tingkah Arpan. Tak lama kemudian korban datang lalu mengajak Wilson mengantar pulang Arpan ke rumahnya. Setibanya di rumah Arpan, korban dan Wilson pamit.
Beberapa menit kemudian, datang kakak kandung Arpan, Fian bersama Soka menanyakan siapa yang memukuli adiknya. Wilson mencoba menjelaskan kepada keduanya tapi Soka memegang kedua tangan Wilson dan Fian lalu melayangkan puklulan ke Wilson hingga terjadi keributan.
Melihat keributan kembali terjadi Praka Ilham datang dan meminta kedua kubu menahan diri. Tapi sial, Praka Irham tiba-tiba dikeroyok 20 pemuda desa itu menggunakan parang dan balok.
Korban mengalami beberapa luka di tubuhnya bengkak lecet dibagian dahi. Luka terbuka di pelipis kanan, luka terbuka belakang telinga kanan dan luka terbuka kepala bagian kanan, termasuk beberapa luka bagian tubuhnya.
(wan/B)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top