Angka Curas dan Curanmor di Sulbar Naik – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Angka Curas dan Curanmor di Sulbar Naik

BKM/ALALUDDIN BERI KETERANGAN -- Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Nandang bersama mantan Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Lukman Wayu Hariyanto dan Wakapolda Sulbar, Tajuddin, saat memberi keterangan kepada wartawan terkait angka kriminalitas di Provinsi Sulbar selama tahun 2016.

MAMUJU, BKM — Ada hal menarik dalam jumpa pers yang digelar jajaran Polda Sulbar dalam rangka rilis kinerja Polda selama tahun 2016. Dalam jumpa pers tersebut, mantan Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto dan penggantinya Brigjen Pol Nandang, secara bersama-sama memberi keterangan kepada wartawan di Hotel D’Maleo Mamuju, Kamis malam (22/12).
Lukman Wahyu mengatakan, selama mengemban tugas sebagai Kapolda Sulbar, pihaknya melihat kalau selama tahun 2016 ini angka pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) mengalami peningkatan dibandingkan dengan angka ditahun 2015 lalu. ”Angka Curas dan Curanmor memang mengalami peningkatan. Makanya, seluruh jajaran kepolisian di wilayah Sulbar terus melakukan langkah-langkah penekanan pada tindakan kriminal di wilayah Sulbar,” papar mantan Kapolda Sulbar, Lukman Wahyu.
Masalah lain yang kini timbul di tengah-tengah masyarakat, tambah Lukman, yaitu permasalahan konflik sosial. Khususnya di wilayah utara, tepatnya di Kabupaten Mamuju Utara. Dimana, masalah sosial yang muncul antara masyarakat dengan pihak perusahaan soal tapal batas wilayah lahan masyarakat dan pihak perusahaan.
”Juga ada permasalahan tapal batas Donggala dan Mamuju Utara. Termasuk permasalahan ini ada di wilayah perusahaan Mamoang. Pihak kepolisian juga terus mengambil langkah persuasif dalam rangka meredam permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat di Kabupaten Mamuju Utara,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Nandang, berkomitmen untuk terus mengemban tugasnya di Sulbar. Baginya, Sulbar bukan daerah baru. Karena dirinya pernah melaksanakan tugas di Polda Sulselbar. Dimana ketika itu Polda Sulbar belum terbentuk. ”Kami mengetahui daerah ini meski baru sedikit. Meski begitu, kami akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Untuk itu, kami berharap adanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan stakeholder yang ada di Provinsi Sulbar. Termasuk di antaranya kalangan pers,” ujarnya.
Peranan pers di sini, kata Nandang, yakni dengan memberi pengetahuan kepada masyarakat. ”Jadi pers punya andil besar dalam mendukung terhadap tugas-tugas kepolisian. Termasuk masalah keamanan kepada masyarakat. Harapan kami, semoga pers dapat menyajikan informasi dan komunikasi yang baik. Dan satu persepsi yang harus dilakukan bersama antara peran media supaya obyektif. ”Jadi tidak ada dusta di antara kita. Komitmen kami selaku Kapolda dalama skala prioritas dibidang pengamanan, yaitu terlaksananya Pilkada agar berjalan lancar dan tidak dinodai. Pihak Polda akan terus mengawal secara baik. Komitmen kami, akan kami tindak tegas kepada siapa saja yang melanggar hukum. Kalau ada oknum kepolisian yang juga melakukan pelanggaran hukum, maka kami akan tindak tegas,” tandasnya. (ala/mir/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top