Stok Telur Masih Normal – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Stok Telur Masih Normal

NORMAL -- Aktivitas sejumlah pedagang telur di terminal Pangkajene, Sidrap, Rabu (21/12). Hingga sejauh ini stok telur ayam ras di Sidrap masih normal.

SIDRAP, BKM — Meski harga telur ayam ras dalam beberapa pekan terakhir berfluktuasi alias naik turun akibat menurunnya produktifitas. Namun, stok persedian telur ayam ras di Kabupaten Sidrap masih tetap normal.
Padahal kalangan peternak saat ini mulai resah ditengah mewabahnya penyakit aneh yang menyerang ayam ras petelur di Desa Tanete dan Desa Allakuang kecamatan Maritengngae.
Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros sendiri belum merilis hasil penelitian penyebab terjadi penurunan produksi telur ayam ras hingga 70 persen itu.
“Hasilnya belum bisa diketahui, sebab masih dalam proses. Tapi dalam waktu dekat ini kita akan mengetahui sama-sama penyebab terjadinya penurunan produksi telur,” kata Dokter Hewan Disnakkan Sidrap, dr Emi saat dihubungi, Rabu, (21/12).
Menurutnnya produksi telur ayam membuat sejumlah pedagang mengeluh, itu dikarenakan harga tak menentu dan tak seragam. “Harga telur ayam ras saat ini Rp35 ribu per rak. Pasar lalu Rp38,500 per rak. Harga ini tidak menentu meskipun produksi telur ayam ras terbilang normal,” kata Ismail salah satu pedagang telur di Pasar Pangkajene, dihubungi terpisah, Rabu kemarin.
Ismail mengaku, penurunan produksi telur yang terjadi di Desanya tidak berpengaruh besar terhadap harga telur di Kabupaten Sidrap. “Harga memang masih naik turun. Tapi tidak terlalu berpengaruh besar. Naik turunnya harga telur biasa terjadi dipasaran. Namun biasanya naik telur itu pada saat perayaan hari besar,” tandasnya.
Hj Tija mengatakan, hanya harga telur itik saja yang mengalami kenaikkan hingga Rp3 ribu per rak atau sekitar Rp51 ribu per rak yang sebelumnnya hanya Rp48 ribu per rak.
“Ia, pasar lalu telur ayam bebek hanya Rp48 ribu saja. Tapi sekarang sudah naik menjadi Rp51 ribu per raknya,” tandasnya. (ady/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top