Metro

Izin Operasi Hotel Myko Bakal Dicabut

MAKASSAR, BKM– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memendam kekesalan melihat tingkah pihak manajemen Hotel Myko yang masih melakukan pelanggaran.
Menurut Danny sapaan akrab Wali Kota Makassar, apa yang dilakukan pihak manajemen Hotel Myko dalam membangun pagar dan pelataran sudah diluar kewajaran dan sudah tidak dapat lagi dibiarkan. Pihaknya akan memberikan sanksi berupa pencabutan izin pembangunan dan izin operasi.
Hal itu, tegas Danny, menjadi langkah yang akan diambil pemerintah kota jika pihak hotel kembali melakukan pelanggaran.
“Memang sudah tidak wajar itu, dan harus ada tindakan tegas. Kita pasti akan ambil sikap dengan mencabut izin pembangunan dan izin operasi Hotel Myko kalau masih berani melanggar,” tegas Danny, Rabu (21/12).
Mantan Konsutan Tata Ruang Pemkot Makassar ini menambahkan, sejauh ini pemerintah kota melalui Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Makassar telah memberikan sanksi denda sebesar Rp1,5 miliar yang dibayar dengan membuat 100 booth Kaki Limata’ karena tidak memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Hanya saja, pihak manajemen hotel yang telah memenuhi sanksi kembali melakukan pelanggaran pembangunan dengan membangun Ramp beton yang menjorok keluar ke jalan dan kembali diberikan sanksi berupa pembongkaran.
“Sudah tidak ada lagi toleransi, pasti kita pertegas kalau masih melanggar,” kesalnya.
Sementara itu, Kepala DTRB Kota Makassar, Ahmad Kafrawi menegaskan, dirinya siap melakukan pencabutan izin pembangunan Hotel Myko jika Wali Kota Makassar menginstruksikan sesuai dengan peraturan yang ada. Apalagi pembongkaran bangunan berupa pagar yang telah dilakukan dan segera membongkar ramp beton termasuk dalam sanksi ringan.
“Kita melaksanakan instruksi Wali Kota saja, kalaupun minta dicabut izinnya saya pasti cabut. Tetapi kalau izin operasionalnya ada di Disperindag Makassar,” jelasnya. (arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top