Headline

Sudah Dua Kali Hotel Myko Kena Sanksi

MAKASSAR, BKM — Hotel Myko yang berlokasi di Jalan Boulevard, Panakkukang masih dalam proses pembangunan. Meski begitu, dalam pelaksanaannya ditemukan sejumlah pelanggaran.
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Tana Ruang dan Bangunan (DTRB) bahkan sudah dua kali memberikan sanksi. Jika tetap melanggar, sanksi tegas menunggu.
Yang terbaru, petugas DTRB membongkar paksa ramp beton atau akses jalan masuk menuju hotel. Tindakan ini dilakukan, Selasa (20/12).
Pembongkaran dilakukan, karena DTRB menilai, pembangunan ramp beton tersebut terlalu menjorok keluar ke jalan. Batas garis sempadan jalan yaitu 5 meter dari bibir jalan. Selain itu, pagar yang telah berdiri juga dibongkar.
Kepala DTRB Kota Makassar, Ahmad Kafrawi mengatakan, pembongkaran yang dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Makassar Nomor 8 Tahun 2008 tentang peruntukan lahan dan garis sempadan jalan. Setelah mendapat instruksi dari wali kota, pihaknya langsung mengambil tindakan di lapangan.
“Ini sesuai intruksi wali kota, yang meminta agar Hotel Myko diawasi dengan ketat sesuai prosedur pembangunan,” ujarnya, kemarin.
Dia menambahkan, manajemen Hotel Myko sebelumnya telah diberikan sanksi terkait pelanggaran tidak memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) saat dalam pembangunan. Sehingga dijatuhkan sanksi, berupa kompensasi 100 booth Kaki Lima’ta dengan total nilai Rp1,5 miliar.
“Sanksi pembongkaran yang kita jatuhkan ini masih merupakan pembinaan dengan melakukan pembongkaran. Namun ketika pembangunan tetap melanggar, kami kembali membongkar dan memberikan sanksi yang lebih tegas,” tandasnya. (arf/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top