Berita Kota Makassar | Smart Klem dan Laser Kian Diminati
Headline

Smart Klem dan Laser Kian Diminati

DI era modern seperti saat ini, berbagai kemudahan ditawarkan kepada masyarakat. Dengan menggunakan sentuhan teknologi, berbagai aspek kehidupan dijalani lebih efisien. Termasuk dalam bidang kedokteran. Salah satunya, dalam kesehatan reproduksi pria, yakni sunat atau circumcision.

LAPORAN: Rahmawati Amri

DULU, dalam proses sunat cuma dikenal satu metode, yakni konvensional. Namun era kekinian, ada metode lain yang lebih mudah dan cukup efisien. Metode baru itu ditawarkan karena tuntutan masyarakat yang menginginkan proses sunat berjalan tidak seperti yang dibayangkan. Yakni menakutkan, sakit, dan penuh darah.
Metode tersebut adalah elektro cauter. Lebih dikenal dengan sistem laser dan metode smart klem.
Jadi, selain metode konvensional, sejumlah rumah sakit maupun klinik kesehatan juga menawarkan dua metode sunat tersebut. Seperti yang ditawarkan Klinik Pacica.
Klinik yang berlokasi di Lantai 1 Gedung Graha Pena Makassar itu menawarkan tiga metode sunat. Tergantung pasien, maunya disunat menggunakan metode seperti apa.
Manajemen Umum Klinik Pacica, Uci Latief menjelaskan, kebutuhan masyarakat adalah proses sunat yang lebih mudah, efisien dan praktis. Karena itu, klinik yang dikelolanya menawarkan metode laser maupun smart klem.
“Ternyata cukup banyak peminat. Khususnya bagi orang tua yang menginginkan putera mereka disunat dalam situasi tidak takut, ” kata Uci kepada BKM, Selasa (20/12).
Klinik yang mulai membuka layanan di Graha Pena sejak 25 Januari 2016 itu cukup banyak didatangi pasien. Apalagi saat musim libur anak sekolah.
“Untuk musim libur anak sekolah seperti saat ini, dalam sehari kami bisa melayani lima hingga enam orang. Jam buka juga diperpanjang dari hari-hari biasa hingga pukul 21.00 Wita,” jelas Uci.
Dia mengemukakan, kebanyakan pasien maupun orang tua pasien yang datang berasal dari golongan menengah ke atas menginginkan sunat laser maupun smart klem. Namun, banyak juga yang berminat pada sistem sunat konvensional.
Namun, tidak semua pasien dilayani berdasarkan permintaannya. Karena harus melihat kondisi pasien terlebih dahulu.
Untuk biaya sunat yang ditawarkan klinik ini, bukan berdasarkan metode yang dipilih. Melainkan dilihat dari umur pasien.
Menurut Uci, untuk usia 0-5 tahun, dipatok biaya sebesar Rp1 juta. Harga itu sudah termasuk biaya obat, kontrol dan konsultasi dokter, serta satu celana sunat.
Dengan layanan dan fasilitas yang sama, anak usia 6-12 tahun dikenakan biaya Rp1,2 juta. Untuk usia 13-17 tahun biayanya sebesar Rp1,5 juta, dan dewasa Rp2 juta.
Salah seorang dokter di Klinik Pacica, dr Muh Firmansyah Kamal mengatakan, tiga metode yang ditawarkan di klinik ini punya keunggulan masing-masing. Untuk konvensional, proses sembuh luka cukup efektif. Sementara sunat metode laser, dalam prosesnya kadang tidak berdarah. Kalau ada darah yang keluar hanya sedikit. Sementara untuk metode smart klem, kulii pada ujung penis yang dipotong tidak perlu dijahit.
Menurutnya, untuk calon pasien usia 0-13 tahun, sebelum melakukan sunat, diberi edukasi terlebih dahulu terkait metode-metode yang ditawarkan. Jika tidak ada penyulit yang ditemukan, bisa memilih metode yang ditawarkan.
Sementara untuk sunat dewasa, tidak dianjurkan menggunakan metode smart klem. Dua alternatif yang ditawarkan adalah metode konvensional dan laser.
Alasannya, kata dr Firmansyah, ukuran penis orang dewasa lebih besar dan mudah ereksi. Sehingga dikuatirkan saat proses penyembuhan smart klemnya bisa lepas. (*/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top