Sulselbar

Penyidik Dalami Kasus Laka Kerja

LUTIM, BKM — Penyidik Polsek Wotu masih mendalami kasus dugaan kecelakaan (Laka) kerja yang terjadi pada proyek pembangunan gedung pertemuan kantor Kecamatan Wotu, kabupaten Luwu Timur.
Hanya saja, kasus Laka kerja pada proyek yang menghabiskan anggaran senilai Rp1,5 miliar tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Wotu, Aipda Kasman mengatakan, kasus dugaan Laka kerja ini masih tahap penyelidikan.
Terkait kasus ini, kata Kasman, pihaknya juga sudah memintai keterangan dari sejumlah saksi – saksi yang dianggap mengetahui peristiwa ini dan bertanggung jawab terkait kasus tersebut. Seperti, kontraktor, kepala tukang dan beberapa saksi lainnya.
Menurutnya, kasus dugaan kecelakaan kerja ini juga sudah dilakukan gelar perkara di Mapolres Luwu Timur baru – baru ini. Hanya saja, hasil gelar perkara tersebut belum dapat dibeberkan oleh penyidik kepada awak media.
“Saya sudah gelarkan di Polres, nantilah hasilnya kita lihat kalau saya pulang dari Makassar, jelas dalam waktu dekat, perkara ini akan dialihkan ke Polres. Sejauh ini pihak korban juga tidak keberatan,” ungkap Kasman.
Sebelumnya, penyidik Polsek Wotu, Kabupaten Luwu Timur mengusut kasus dugaan kecelakaan kerja tersebut setelah adanya pekerja yang diketahui bernama Eko Surpiyadi terkena sengatan aliran listrik saat melakukan pemasangan atap gedung.
Akibatnya, korban pun terjatuh dari atap bangunan dan mengalami luka lecet pada dahi kiri, luka robek pada tangan kiri dan tangan kanan, luka gores pada dada, luka pada kaki kanan dan kiri, serta luka bakar pada telapak kaki kiri. (alp/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top