Berita Kota Makassar | Lutim Raih Opini WTP 2015
Sulselbar

Lutim Raih Opini WTP 2015

TERIMA -- Wabup Lutim Irwan Bahri Syam saat menerima piagam Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD tahun 2015. Penyerahan piagam dilakukan di kantor BPK RI Perwakilan Sulsel di Makassar, Selasa (20/12)

NIKMAT — Para pimpinan SKPD sedang menikmati citarasa dan aroma kopi Toraja kemarin.

Lovely Desember Ajang Promosi Kopi Toraja

MAKALE, BKM — Acara Lovely Desember 2016 menjadi kesempatan emas bagi Pemkab Tator untuk mempromosikan Kopi Arabika Toraja. Salah satu komoditi andalan Tator ini mendapat porsi besar untuk mengetahui seperti apa cita rasa dan proses meraciknya sesuai selera.
Pada Selasa (20/12) akan digelar pengenalan cita rasa kopi Toraja diprakarsai Pemkab kerjasama PT Sulotco Jaya Abadi, salah satu eksportir Kopi Toraja ke Jepang, Amerika Serikat dan Korea.
Pengenalan cita rasa coffe dilaksanakan di Gedung Tammuan Mali Makale. Sayangnya kurang mendapat perhatian dari masyarakat dan pejabat sehingga hanya dihitung jari.
Kepala Tanaman PT Sulotco Jaya Abadi Imanuel Sude, usai pengenalan cita rasa coffe kepada BKM mengatakan, sejak PT Sulotco Jaya Abadi hadir di Tana Toraja 1988 dengan luas areal perkebunan 1.200 ha di Bolokan Lembang Tiroan Kecamatan Bittuang, setiap kali ekspor keluar negeri antara 18 hingga 20 ton sesuai dengan permintaan pasar.
Kopy Toraja diekspor keluar negeri, sambung Imanuel, didominasi dalam bentuk biji karena begitu permintaan Negara tujuan, meskipun kopy bubuk juga tetap disiapkan perusahaan seperti Follows, Semiwos, Natural dan Luwak Wait Copy sesuai pesanan konsumen.
PT Sulotco milik PT Kapal Api, lanjut Imanuel, sisitim pengembangan tanaman kopi dilakukan kerjasama dan melibatkan petani setempat melalui sistim bagi hasil 75 persen ke perusahaan karena siapkan bibit dan 25 persen ke petani pascapanen.
Bagi masyarakat pencinta kopi, kata Imanuel, sebaiknya saat minum kopi tidak pake gula utamanya bagi yang mengidap penyakit maag sebab mempengaruhi daya rangsang ke otak.
Diakui Imanuel, selama ini kopi Toraja tinggi harganya dipasaran seharga Rp.6,5 dollas AS perkilo sebab cita rasanya jauh lebih unggul dari kopi daerah lain seperti kopi Gayo Aceh lebih kental.
Kopi Toraja memiliki banyak keunggulan tinggal bagaimana promosi lebih luas, dan Lovely Desember tahun ini momen paling tepat prmosi besar-besaran kepada wisman dan wisnus, sebut Imanuel (gus/C).
=============

Bos Warung A&Y Bantah Jadi Biang Macet

BANTAENG, BKM — Pemilik warung makan A&Y di Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng, dituding menjadi biang kemacetkan di kawasan tersebut. Pasalnya, warung ini terletak di poros jalan nasional, tepat dekat lampu merah perempatan nasional-Jalan Sungai Calendu.
Menurut Bos A&Y, Muh Iswan, keberadaan warungnya sama sekali tidak memacetkan arus lalin. “Tidak benar kalau keberadaan warung saya dituding memacetkan arus lalin”, katanya, Selasa (20/12).
Dijelaskannya, kalau dikatakan macet, berarti arus kendaraan terhenti alias tidak bergerak sama sekali. Sementara kenyataannya tidak begitu. Hanya saja, kata dia, arus kendaraan terhambat. Tapi itupun hanya beberapa detik saja disaat kendaraan pelanggan mau parkir atau berangkat. Jawalnya pun, hanya antara jam 12.00 – 14.00 Wita.
Hal ini dikemukakan Iswan terkait belum dipenjangnya Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). “Saya sudah memasukkan permohonan perpanjangan Situ dan Siup, tapi sampai sekarang belum diproses”, keluhnya.
Padahal, kata Iswan, dia mempekerjakan 24 tenaga kerja lokal, yang semuanya waega asli Bantaeng. Berarti, kata dia, pihaknya membantu pemerintah dalam hal menekan angka pengangguran.
“Saya kan membuka lapangan kerja dan mempekerjakan warga asli Bantaeng. Berarti saya membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran”, paparnya.
Dari sisi perputaran roda ekonomi, kata Iswan lagi, belanja hariannya di pasar sentral Bantaeng antara Rp 12 – 15 juta perhari. Jika dirata-ratakan 12,5 juta saja perhari, belanja kebutuhan warung A&Y mencapai Rp 4,5 Milyar pertahun.
Ditambahkan Iswan, bahwa uang yang berputar di warungnya, berasal dari luar Bantaeng. Kata dia, hanya nol koma sekian persen yang berasal dari warga Bantaeng.
Kepala Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) Bantaeng, Muh Tafsir, mengatakan, penerbitan SITU dan SIUP warung A&Y dalam proses. Jadi, kata dia, tidak benar kalau dibilang tidak diproses.
Hanya saja, lanjut Tafrsir, pihaknya menunggu instansi terkait lainnya. Yakni Dinas Perindagtamben, Asisten II Bidang Ekonomi, Kantor Satrol PP, Bagian Ekonomi Setda. “Karena sistem kami terpadu, maka saya menunggu koordinasi dari intansi terkait”, akunya.
Kabag Perekonomian Setda Bantaeng, Ahmad Salam, mengaku prihatin dan dilematis. Soalnya, kata dia, disatu sisi warung A&Y mendarangkan uang dariuar daerah dan membantu percepatan laju perkonomian dan menciptakan lapangan kerja bagi warga lokal. Dilain sisi, ada keluhan arus lalin terhambat.
Ahmad berjanji akan mengkoordinasikan masalah ini dengan pihak terkait, guna menemukan solusi terbaik. “Kami akan mencari solusi terbaik untuk semua”, ujarnya. (wam/C)
===================

ketgam: Agus Salim

Ratusan Pejabat Uji Kompotensi

ENREKANG, BKM — 300 ratusan pejabat esolon III dan IV lingkup Pemkab Enrekang mengikuti ujian Pemetaan Jabatan (Job Fit) yang diselenggarakan oleh Pemkab Enrekang mulai 20-24 Desember 2016 di SMAN 1 Enrekang.
Penjaringan yang diikuti ratusan pejabat esolan III dan IV ini, terdiri dari para Kepala Kantor,Sekretaris pada Badan dan Dinas dan para Kabag lingkungan Pemkab Enrekang.
Kepala Bidang Mutasi BKD Enrekang,Agus Salim mengatakan dalam ujian tersebut,para pejabat di uji dengan materi tentang pengetahuan tupoksi masin-masing pejabat.
“Ujian ini untuk mengetahui sejauh mana kompotensinya dan setelah ujian cocokya ditempatkan di mana sesuai dengan bidangnya,” ujar Agus saat ditemui BKM, Selasa (20/12).
(her/C)
===========

Keterangan foto
GENDONG ISTRI — Para suami di Luwu nampak menggendong istrinya dalam rangka memperingati hari ibu ke 88 yang di hadiri Sekkab Luwu Syaiful Alam dan Ketua TP PKK Luwu Andi Tendri Karta

Suami Gendong Istri Warnai HII

LUWU, BKM — Aksi gendong istri mewarnai peringatan Jelang Hari Ibu Indonesia (HII) ke 88 yang diperingati setiap 22 Desember merupakan ajang untuk menghormati kaum Ibu.
Di Luwu peringatan hari ibu diwarnai dengan aksi lomba menggendong istrinya oleh para suami yang di gelar oleh kalangan Dharma Wanita di Kompleks Perkantoran Bupati Luwu, Selasa (22/12).
Sekkab Luwu Syaiful Alam bersama Ibu Ketua TP PKK Luwu Andi Tendri Karta, Ketua Dharma Wanita Luwu Agustina Syaiful dan Istri Wabup Luwu Badriani Said nampak hadir dan terlihat serius mengikuti berbagai kegiatan jelang peringatan hari ibu ke 88 di Kabupaten Luwu.
Sejumlah agenda kegiatan yang digelar lomba lari menggendong istri yang diikuti seluruh SKPD, Para Camat lingkup Pemkab Luwu.
Sekkab Luwu Syaiful Alam menyebut peran Kaum Ibu sangat menentukan kemajuan daerah sebab merekalah yang selama ini mengurus para suamika mereka baik yang berprofesi sebagai ASN,Polisi,TNI,Petani ,Pedagang dan profesi suami lainnya yang menjadi tanggung jawab kaum ibu dalam mendukung tugas dan profesi suaminya”untuk itu tak bisa di pungkiri peran kaum Ibu sangat dominan memajakukan daerah Luwu kedepan tutur Sekkab Syaiful Alam selasa(20/12)
Untuk itulah jelang peringatan hari ibu ke 88 mari kita suport peran kaum ibu dalam membantu mendukunh tugas dan profesi suami”di pundak ibulah terletak keberhasilan suami,makanya hormatilah kaum Ibu Indonesia,khususnya Ibu Ibu di Kabupaten Luwu,”tandas Syaifu (wan/C)
==============

MPN: Mena tak Salahgunakan Jabatan

BONE, BKM — Ketua Majelis Pengawas Notaris (MPN) Kabupaten Bone, Prof Andi Nuzul mengaku memberi support positif atas kasus yang menyeret salah satu notaris ternama Bone, Mena Bahrah. “Kami memberi support penuh kepada Mena agar bisa melalui ini dengan baik. Kami menilai dia sudah menjalankan tugasnya dengan baik,” ujar Prof Nuzul baru-baru ini.
Mena, menurut Nuzul salah satu notaris yang tidak punya catatan tercela selama menjalankan tugas. “Baru kali ini ada kondisi begini. Dan kami juga tahu kalau yang dilaporkan sebenarnya bukan dia, tapi salah satu kliennya Mena tidak usah takut, apalagi karena kami tahu dia menjalankan tugas dengan baik” sambung Nuzul.
Nuzul mendukung proses hukum ditegakkan. Meski begitu, dirinya mengaku siap ikut memberi apapun agar proses hukum ini bisa berjalan dengan baik. “Sejauh ini belum ada komunikasi dengan polisi. Tapi kalau kami dimintai pendapat, itu sangat memungkinkan,” kata Nuzul.
Notaris senior di Bone ini memastikan Mena tetap bisa bekerja seperti biasa. Statusnya juga dipastikan masih aman. “Meskipun misalnya berproses di majelis pengawas notaris, kami tidak punya wewenang memutuskan mencabut izin operasinya. Itu wewenang Kemenkumham. Dan untuk sampai pada proses pencabutan butuh proses panjang. Termasuk sudah harus ada keputusan hukum tetap yang menyatakan notaris bersalah,” katanya.
Mena Bahrah terseret pengembangan kasus yang dilaporkan warga Bone, Irma Suryaningrat. Irma melaporkan Adriani dan Muh Rum pada Maret 2016 ke Mapolres Bone dengan laporan dugaan penipuan.
Semua berawal saat Irma berniat membeli sebidang tanah di Kelurahan Bukaka Kabupaten Bone senilai 1,4 milyar, Maret 2015. Irma menyerahkan tanda jadi sebesar Rp140 juta.
Rp130 juta diserahkan pada pemilik tanah, Abdul Hamid bin Lide melalui ahli warisnya, Hj Sitti Dinar Daeng Kaya yang disaksikan oleh kedua anaknya (Adriani dan Muh Rum) juga notaris, Mena Bahrah. Rp10 juta diserahkan ke Mena untuk biaya administrasi dan pengurusan berkas.
Tanah itu kemudian tidak jadi berpindah tangan ke Irma karena wanprestasi. Tanda jadi otomatis mati karena tidak memenuhi tenggat hingga Juni 2015.
Setelah ada peminat lain, pemilik lahan siap menjualnya. Pelapor sempat membuat surat keterangan tidak keberatan tertanggal 25 Juni 2015 di hadapan Mena. Bahkan, satu bulan kemudian (25 Juli 2015), uang Rp10 juta yang diserahkan ke Mena juga diambil kembali oleh Irma.
Irma berharap kembali uang Rp130 juta yang sudah dia setor, tapi tidak berhasil. Walhasil, Irma akhirnya melaporkan dua ahli waris tersebut ke polisi setahun kemudian. Namun dalam perkembangan penyidikan, surat pernyataan tidak keberatan pelapor tertanggal 25 Juni 2015 akhirnya muncul ke permukaan sebagai bukti yang diajukan dua terlapor.
Pelapor akhirnya membantah pernah menandatangani surat itu di hadapan notaris. Berkembanglah kasus ini menyeret Mena Bahrah sebagai dugaan pemalsuan tandatangan. “Tapi ada staf yang menyaksikan dia bertandatangan,” sebut Mena Bahrah, Kamis 15 Desember 2016.
Perihal wanprestasi, pelapor beralasan karena masih mengurus IMB dan bolak-balik Jakarta. Juga karena pekerjaannya ada di Korea. IMB itu terkait rencana membangun real estate pada tanah tersebut.
Tapi, sebut Mena, tidak mungkin menunggu IMB di atas lahan itu bisa terbit. “Lahannya aja belum lunas. Jadi sertifikat tentu masih atas nama penjual lahan. Bagaimana mau urus IMB?” kata Mena.
Mena sedang mempersiapkan langkah melapor balik dengan dugaan pencemaran nmaa baik.
Terpisah, Irma Suryaningrat yang coba dikonfirmasi belum berhasil tersambung. Namun sebelumnya, Irma sempat mengumumkan perihal kegelisahannya pada penanganan kasus ini kepada wartawan di Bone. (*)
===========

TINJAU — Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe saat meninjau proyek sumur bor di kawasan Panroko kemarin.

PDAM Dirugikan, Wali Kota Murka
– Minta Proses Hukum Karyawan Lakukan Pelanggaran

Reporter: Samiruddin
Editor: Irwan Lupus

PAREPARE, BKM — Temuan manajemen PDAM adanya 38 pelanggan liar hingga merugikan perusahan membuat wali kota murka. Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe meminta Direktur PDAM Lukman Hakim bertindak tegas kepada oknum karyawan yang melakukan penyambungan air ke pelanggan tanpa menggunakan meteran.

Desakan wali kota disampaikan usai meninjau langsung proyek sumur bor di Panroko kemarin. Taufan berharap agar ada tindakan hukum jika sudah merugikan perusahan baik kepada para pelanggan liar maupun karyawan yang diduga terlibat.
“Saya minta sama direktur untuk bertindak tegas masalah ini dan tidak boleh dibirkan, itu sudah merugikan perusahan,”tegasnya.
Taufan tidak ingin perusahan dirugikan hanya karena ulah yang tidak bertanggungjawab.”Kita sama-sama bertindak tegas kepada oknum yang merugikan perusahan, harus diproses hukum dan tidak boleh dibiarkan, harus ada sanksi tegas,”tuturnya.
Direktur PDAM Parepare, Lukman Hakim akan menindak lanjuti perintah wali kota untuk menindak tegas oknum-oknum yang merugikan perusahan dengan melakukan penyambungan air ke pelanggan tanpa melalui prosedur resmi yang ditetapkan PDAM.
”Ini sebagai bentuk efek jera. Meski sudah dicabut tapi proses hukum tetap harus berjalan,” katanya. (smr/C)
===============

Ketgam:
SERTIJAB — Danrem 142/Tatag Kolonl Inf Tandyo Budi R saat memimpin Sertijab Dandim 1420/Sidrap, di Aula Makodim, Senin (19/12).

Jabatan Dandim Sidrap Diserahterimakan

SIDRAP, BKM — Komandan Kodim (Dandim) 1420 Sidrap resmi berganti, Senin (19/12). Jabatan tersebut diserahterimakan dari Letkol Inf Hendi Ahmad Pribadi kepada Letkol Inf Eko Paskah Harisuci oleh Komandan Korem (Danrem) 141/Tatag Kolonel Inf Tandyo Budi R. Jabatan Kasi Logistik Korem 142/Tatag Mayor Inf Bustam Abdul Gafur juga diisi.
Letkol Inf Hendi Ahmad Pribadi selanjutnya akan menempati jabatan barunya sebagai Wakil Asisten Personalia (Waaspres) Divisi I Kostrad Cilodong Bogor, Jawa Barat.
Sementara, pejabat baru Letkol Inf Eko Paskah Harisuci sebelumnya menjabat Komandan Tim Pelatih Rindam VII Wirabuana.
Komandan Korem 142/Tatag Kolonel Inf Tandyo Budi R mengatakan, alih tugas dan jabatan di TNI–AD termasuk jajaran Korem 142/Tatag, selain bertujuan memberikan karya terbaik dalam mengemban tugas, juga untuk membawa perubahan inovasi dan kreativitas baru pembinaan satuan menjadi lebih efektif dan efesien pada pelaksanaan tugas pokok, khususnya Korem 142/Tatag.
“Terutama dilandasi rasa kebersamaan, kekeluargaan dan kegotong-royongan serta semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai kemanunggalan TNI-Rakyat, melalui tampilan sosok prajurit yang disegani, dicintai serta mampu menjadi pengayom dan pelindung rakyat,” tegas Danrem.
Selaku Danrem menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Letkol Inf. Hendi Ahmad Pribadi, atas pengabdiannya selama memangku jabatan Komandan Kodim 1420/Sidrap, dan Ny Hendi Ahmad.P, yang selama ini dengan setia mendampingi dalam memajukan Kodim 1420/Sidrap, prajurit dan keluarganya.
”Kepada Letkol Inf Eko Paskah Harisuci, saya sampaikan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh pimpinan TNI AD, untuk memimpin Kodim 1420/Sidrap dengan sebaik-baiknya, demi meningkatkan prestasi dan mengangkat terus eksistensi satuan dengan mengharap Ridho dari Allah SWT.
“Kepada Ny Eko Paskah, saya berpesan, agar selalu dapat mengayomi para anggota persit dalam memajukan kedepan organisasi persit Kartika Chandra Kirana Cabang Kodim 1420. (ady/C)
================

Dinas PU Warning Kontraktor

SOPPENG,BKM– Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kabupaten Soppeng H Abdillah akan memberlakukan denda terhadap kontraktor yang mengerjakan proyek tidak tepat waktu sebagaimana dalam kontrak yang telah ditandatangani.
Namun untuk pengerjaan proyek di Kabupaten Soppeng hingga sejauh ini masih berjalan seperti dalam kontrak.
“Oh iye masih berjalan semua kegiatan hingga akhir desember, itu akan didenda,”ujar Kadis Senin (19/12). Dia mengatakan akan mengevaluasi semua pengerjaan pada minggu terakhir Desember untuk menentukan proyek yang tidak selesai tepat waktu. “Akan dievaluasi pada minggu terakhir desember, juga sudah diadakan rapat untuk mengevaluasi dan hasil kesepakatan sementara penambahan tenaga kerja untuk memburuh bobot yang tertinggal,”bebernya.
Sementara denda yang akan diberikan kepada pihak kontraktor yang tidak tepat waktu sesuai dengan apa yang ada dalam kontrak 1/1000 dari nilai kontraknya.
“Sesuai yang tercantum dalam kontrak atau seperseribu dari nilai kontrak,” katanya
Seperti diketahui bahwa berdasarkan Peraturan LKPP No. 14/2012 menyatakann bahwa pada dasarnya denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia barang atau jasa.
Pasal 120 Perpres No. 54/2010 Jo. Perpres No. 35/2011 Jo. Perpres No. 70/2012 mengatakan bahwa Penyedia Barang/Jasa yang terlambat menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana ditetapkan dalam Kontrak karena kesalahan Penyedia Barang/Jasa, dikenakan denda keterlambatan sebesar 1/1000 (satu perseribu) dari nilai Kontrak atau nilai bagian Kontrak untuk setiap hari keterlambatan dengan Ketentuan Denda Maksimal sebesar 5 persen (ono/C)
==============

Eks Kandang Ayam Disulap Jadi Sekolah Mewah

SIDRAP, BKM — Sebuah bangunan eks kandang ayam di Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, disulap menjadi sekolah mewah. Sekolah milik Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Irsyad itu diresmikan, Selasa, (20/12).
Kepala MTs Al-Irsyad, Abdul Gafur hadir di acara itu, ia tampak sangat terharu menyakisikan peresmian sekolah oleh pihak PT Pertamina (Persero). Maklum, pembangunan sekolah itu memang didanai oleh PT Pertamina (Persero).
“Kami atas nama sekolah dan yayasan berterima kepada PT Pertamina (Persero), kami sangat terbantu atas Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Pertamina (Persero) ini,” kata Gafur.
Ketua Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiah, Ishak Ibrahim, menuturkan, sekolah itu didirikan sejak 2011 lalu. Sebelum akhirnya berubah jadi bangunan mewah, kondisi sekolah itu sebelumnya sangat berantakan.
“Namanya juga bekas kandang ayam, ya kondisinya pasti tidak baguslah. Dulu sekolah ini kandang ayam milik peternak bernama H Amrin yang disumbangkan ke kita,” kata Ibrahim.
Sementara itu, CSR & SMEPP Planning & QA Manager Pertamina Pusat, Ajar Purwanto mengaku sangat senang bisa berbagi untuk anak-anak sekolah di Sidrap.
“Dulu kondisinya sangat memprihatinkan, jangankan bangunannya yang tak layak huni, tempat ini dulu bahkan tak punya penerangan listrik sama sekali, alhamdulillah, kini sudah berubah drastis,” kata Ajar.
Camat Maritenggae, Arlien Ariesta juga menyampaikan ucapan terima kasih atas terbangunnnya sekolah agama itu. Arlien berharap anak-anak didik di sekolah itu sudah bisa mengikuti proses belajar mengajar dengan baik. (ady/C)
==============

Ketgam:
RAIH — Prestasi Taumallolona dan Taurungkana Sulsel 2016 diraih mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) itu.

STKIP Juara Taumallolona dan Taurungkana

SIDRAP, BKM — Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Rappang, Sidrap kembali menorekan prestasi yang membanggakan di tingkat Provinsi. Bukan tidak mungkin, beberapa waktu lalu prestasi Taumallolona dan Taurungkana Sulawesi Selatan (Sulsel) 2016 diraih oleh mahasiswa perguruan tinggi muhammadiyah itu.
Wakil Ketua I STKIP Muhammadiyah Rappang, H Rustam Efendy Rasyid SH S.Pd M.Pd, Selasa, (20/12) mengak bersyukur atas keberhasilan tersebut.
“Alhamdulillah, empat mahasiswa kami meraih juara dalam acara Taumalolona dan Taurungkana tingkat Provinsi Sulsel,” ungkapnya.
Mereka adalah Taufik berhasil juara I putra, Feby Julianti juara III putri, Muhammad Ilham juara favorit putra, dan Cici Susianti juara Intelegesi Putri.
Menurutnya, kegiatan yang diikuti 23 Kabupaten/Kota dengan jumlah peserta 56 orang diselenggarakan oleh Celebes Enterprise kerjasama Dinas Pariwisata Sulawesi Selatan dan Andita Entertaiment.
Acara tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan potensi putra putri Sulsel untuk turut serta dalam mengembangkan program pemerintah khususnya dalam bidang kepariwisataan di Sulsel.
“Alhamdulillah, dua peserta kami akan menjadi duta Sulsel untuk mengikuti acara yang sama di tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Jakarta, 30 Desember mendatang,” ucap Rustam.
Sementara, Wakil Ketua II STKIP Muhammadiyah Rappang, Andi Asrifan S.Pd M.Pd menambahkan, bahwa baru kali ini mengikuti kegiatan tersebut dan tidak menyangka bisa mendapatkan juara.
Sebelum mengikuti ajar berbakat tersebut, katanya berbagai persiapan yang telah dilakukan baik itu pendalaman materi maupun kepribadian. “Ini adalah wujud partisipasi mahasiswa kami dalam rangka mewujudkan insan akademik yang berkemajuan. Dan insya Allan ke depannya kami akan terus menggali potensi yang ada pada diri mahasiswa sehingga dapat terus berkarya dan mengukir prestasi baik ditingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tandasnya. (ady/C)
=============

Penyidik Dalami Kasus Laka Kerja

LUTIM, BKM — Penyidik Polsek Wotu masih mendalami kasus dugaan kecelakaan (Laka) kerja yang terjadi pada proyek pembangunan gedung pertemuan kantor Kecamatan Wotu, kabupaten Luwu Timur.
Hanya saja, kasus Laka kerja pada proyek yang menghabiskan anggaran senilai Rp1,5 miliar tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Wotu, Aipda Kasman mengatakan, kasus dugaan Laka kerja ini masih tahap penyelidikan.
Terkait kasus ini, kata Kasman, pihaknya juga sudah memintai keterangan dari sejumlah saksi – saksi yang dianggap mengetahui peristiwa ini dan bertanggung jawab terkait kasus tersebut. Seperti, kontraktor, kepala tukang dan beberapa saksi lainnya.
Menurutnya, kasus dugaan kecelakaan kerja ini juga sudah dilakukan gelar perkara di Mapolres Luwu Timur baru – baru ini. Hanya saja, hasil gelar perkara tersebut belum dapat dibeberkan oleh penyidik kepada awak media.
“Saya sudah gelarkan di Polres, nantilah hasilnya kita lihat kalau saya pulang dari Makassar, jelas dalam waktu dekat, perkara ini akan dialihkan ke Polres. Sejauh ini pihak korban juga tidak keberatan,” ungkap Kasman.
Sebelumnya, penyidik Polsek Wotu, Kabupaten Luwu Timur mengusut kasus dugaan kecelakaan kerja tersebut setelah adanya pekerja yang diketahui bernama Eko Surpiyadi terkena sengatan aliran listrik saat melakukan pemasangan atap gedung.
Akibatnya, korban pun terjatuh dari atap bangunan dan mengalami luka lecet pada dahi kiri, luka robek pada tangan kiri dan tangan kanan, luka gores pada dada, luka pada kaki kanan dan kiri, serta luka bakar pada telapak kaki kiri. (alp/C)
===============

LUTIM, BKM — Pemkab Luwu Timur berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2015. Penyerahan piagam dilakukan di kantor BPK RI Perwakilan Sulsel di Makassar, Selasa (20/12)
Penerimaan piagam Opini WTP tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Luwu Timur, Irwan Bachri Syam bersama dengan 16 kabupaten dan kota lainnya yang ada di Sulsel.
Wabup Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengatakan, penghargaan yang berhasil diterimanya tersebut sebagai bukti kalau pemerintahaan yang dinakhodai Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler bersama dengan jajaran telah menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.
Menurutnya, Pemkab khususnya di Luwu Timur telah berkomitmen agar prestasi Opini WTP ini dapat terus dipertahankan sehingga penghargaan tersebut dapat kembali diraih ditahun yang akan datang.
“Mudah mudahan ini prestasi opini WTP ini dapat di pertahankan dan menjadi komitmen daerah sehingga WTP di tahun selanjutnya masih bisa kita dapatkan,” ungkap suami wakil ketua PKK Luwu Timur, Ani Nurbani Ali. (alp/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top