Gojentakmapan

Gerindra Tolak Bahas Dana Cadangan

BKM/IST PARIPURNA -- Suasana paripurna DPRD tentang dua buah Ranperda yakni APBD dan dana cadangan tahun 2017.

GOWA, BKM — Rapat paripurna DPRD Gowa yang membahas dua agenda, yakni Ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Ranperda tentang Pembentukan Dana Cadangan tahun anggaran 2017. Namun paripurna yang digelar DPRD di Baruga Karaeng Galesong kantor Bupati Gowa, Senin (19/12) pagi, tidak full mendapatkan persetujuan dari tujuh fraksi yang ada.
Dari tujuh fraksi, hanya enam fraksi menyetujui dua Ranperda tersebut untuk dibahas. Fraksi yang setuju yakni Fraksi PDIP, Golkar, PPP, PAN, Demokrat, dan Perjuangan Rakyat Gowa. Sementara Fraksi Gerindra menolak dan menyatakan abstain khususnya terhadap Ranperda Pembentukan Dana Cadangan tahun 2017.
”Setelah kami menelaah dengan melihat kenyataan yang ada bahwa rancangan KUA PPAS baru diserahkan pada pertengahan Desember ini dan waktu tersisa sudah sangat terlambat untuk membahas APBD, kami Fraksi Gerindra memutuskan menolak melanjutkan pembahasan RAPBD tahun 2017 ketahap selanjutnya. Sedangkan terkait pembentukan dana cadangan, fraksi kami tidak menerima dan tidak menolak terbentuknya dana cadangan itu,” kata juru bicara Fraksi Gerindra, Roby Harun.
Berbeda Fraksi Gerinda, juru bicara Fraksi Golkar, Hj Irmawati Haeruddin mengatakan, terkait pengajuan Ranperda tentang perubahan kedua Perda Nomor 28 tahun 2011 tentang pembentukan dana cadangan, Golkar memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas upaya cerdas dan terobosan yang diambil dalam membentuk dana cadangan.
Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, pembentukan dana cadangan bertujuan mendanai program atau kegiatan yang memerlukan anggaran relatif besar dan tidak dapat dibebankan dalam satu tahun anggaran.
”Hanya Kabupaten Gowa yang memikirkan dana cadangan untuk membiayai kebutuhan prioritas yang difokuskan pada sektor infrastruktur jalan dan jembatan serta pembangunan embung dengan jumlah dana sebesar Rp200 miliar yang terdiri dari infrastruktur jalan Rp180 miliar dan pembangunan embung Rp20 miliar. Tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gowa,” jelas Adnan. (sar/mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top