Danny Siap Laporkan SKPD Pungli – Berita Kota Makassar
Metro

Danny Siap Laporkan SKPD Pungli

MAKASSAR, BKM– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyatakan siap melaporkan bawahannya ke aparat kepolisian maupun kejaksaan yang didapati melakukan pungutan liar.
Hal itu dilakukan Danny sapaan akrab wali kota, guna menjadikan Kota Makassar bebas dari praktik pungli dan korupsi. “Saya siap laporkan SKPD yang ditemukan melakukan pungli,” tegas Danny usai mengukuhkan pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) tingkat Kota Makassar, Selasa (20/12).
Danny menambahkan, Satgas Saber Pungli yang dibentuk dengan mengukuhkan empat puluh anggota yang terdiri dari unsur pemerintah kota, aparat Kepolisian, TNI, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Imigrasi serta LSM sebagai tindak lanjut dari Peraturan presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016.
“Pungli kegiatan ilegal yang dilakukan dengan mengambil uang masyarakat, dan tidak berbeda jauh dengan korupsi dengan mengambil uang negara. Namun kedua gerakan sama-sama merugikan dan harus dicegah dengan membentuk Satgas Saber Pungli,” kata Danny.
Kebanyakan oknum yang melakukan praktik pungli didominasi aparat negara yang sering mengambil uang rakyat di bidang perizinan, pendidikan ataupun pekayanan publik.
“Ujung tombak pemerintahaan baik itu perizinan ataupun pendidikan yang kerapkali ditemukan pungli. Untuk menghindari itu, perlu digunakan sistem Smart City, karena semua pembayaran dilakukan langsung di bank termasuk pembayaran persampahan. Ini masih saya revisi untuk segera ditandatangi,” kata Danny di rumah jabatannya.
Menurut Danny, jika di lingkup pemerintah kota sudah bebas dari praktik pungli dalam pelayanan publik maka masyarakat bisa mendapatkan pelayanan baik dan maksimal. Sebab keluhan masyarakat yang terbanyak dalam setiap melakukan pengurusan, yakni oknum aparat negara terkesan memperlambat dan mempersulit masyarakat dalam melakukan pengurusan termasuk izin. “Misalnya ada yang melakukan pengurusan dan disuruh menunggu tiga jam, tapi ujung-ujungnya disuruh membayar. Inilah juga pentingnya SOP setiap instansi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Makassar, Zainal Ibrahim mengatakan, dirinya masih perlu merapatkan titik-titik yang fokus dalam pemantau Satgas Saber Pungli. Titik yang yang fokus dipantau berdasarkan laporan terkait adanya aktifitas Pungli.
“Kita masih perlu rapatkan dimana saja titik-titik yang fokus dipantau. Hasil pembentukan dan pengukuhan ini segera dilaporkan ke Depdagri, termasuk merapatkan titik pemantauan nantinya,” pungkasnya. (arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top