Metro

Polisi Berlakukan e-Tilang Januari

MAKASSAR,BKM — ?Kepolisian Polda Sulsel dan Porestabes Makassar akan memberlakukan sistem tilang online atau e-tilang, tepatnya 1 Januari 2017.
Saat ini kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar mulai mengsosialisasikan pemberlakukan e tilang terhadap pengendara motor yang melanggar.
Proses penilangan yang dulunya rumit dan menyita banyak waktu lewat persidangan, kini tidak akan ada lagi.
Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Hamka Mappaita mengatakan, pemberlakuan e tilang semata-mata menghindari pungutan liar (Pungli), begitu-pun praktik percaloan di pengadilan.
Hamka menambahkan, peraturan baru e-tilang merupakan terobosan baru yang tidak menyusahkan bagi pelanggar. “Masyarakat tidak perlu lagi datang menghadiri sidang di pengadilan. Tetapi masyarakat langsung membayar denda pelanggaran di Bank BRI, dan itu cukup mudah bisa
membayar melalui ATM BRI ,bisa membayar dengan e banking BRI,” jelas Hamka Mappaita.
?Lebih lanjut, perwira dua bunga melati dipundaknya itu mengungkapkan, pembayaran pelaggaran e-tilang ketika pelanggar melakukan pembayaran ke pihak bank, maka pihak bank akan memberikan barang yang sebelumnya di sita oleh Lalulintas, berupa SIM, STNK.
“Kalau masyarakat nantinya melakukan pembayaran e tilangnya, pihak Bank BRI yang menyerahkan bukti tilang tersebut apakah berupa STNK maupun SIM,” tambah Hamka.
Terpisah Direktorat Lalulintas (Dirlantas), Polda Sulsel Kombes Pol Rahmat yang dikonfirmasi mengatakan, aturan e tilang yang diberlakukan Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agung Budi Maryoto menginisiasikan sistem pembayaran denda tilang (online) dengan tujuan memberantas pungutan liar (pungli) yang kerap dilakukan oleh oknum polisi lalu lintas.
Dengan demikian kata dia ,aturan yang diberlakukan ini ?sudah pasti mengurangi hubungan langsung antara pelanggar lalin dengan petugas polisi. Ini upaya meningkatkan pelayanan publik yang lebih mudah dan berbasis IT (teknologi informasi),” kata Rahmat
Dia. Menjelaskan, Elektronik Tilang atau e-Tilang merupakan sistem aplikasi mobile yang berfungsi untuk melakukan pembayaran denda tilang secara daring. “Ini diberlakukan menghindari kemungkinan adanya pungli berupa kesepakatan antara polisi dengan pelanggar lalu lintas untuk menghindari tilang dengan memberikan sejumlah uang kepada petugas,” ujarnya.
?Menurutnya alur transaksi dalam e-Tilang. Saat terjadi pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara atau pengemudi, maka polantas akan melakukan penilangan. Kemudian, polantas memasukkan data pelanggaran ke dalam aplikasi e-Tilang sehingga pelanggar mendapatkan nomor registrasi tilang.(ish)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top