Empat Proyek Jalan Multiyears Digenjot – Berita Kota Makassar
Metro

Empat Proyek Jalan Multiyears Digenjot

MAKASSAR, BKM — Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII terus menggenjot proyek-proyek jalan nasional yang dilaksanakan di Sulawesi Selatan yang cukup strategis.

Diantaranya underpass simpang lima Mandai-Tol-Bandara, Bypass Mamminasata, Midlle Ring Road (MRR), dan elevated road atau jalan layang Maros-Bone.
Kepala Satker BBPJN XIII, Rahman Jamil, Senin (19/12) mengutarakan rata-rata pengerjaan proyek multiyears tersebut on progress dan on schedule, sesuai yang diharapkan.
“Rata-rata proyek jalan yang dikerjakan on progress. Kalau ada keterlambatan, tetap masih bisa ditoleransi, ” ungkap Rahman kepada BKM, Senin (19/12).
Underpass misalnya, kata Rahman Jamil, progresnya saat ini sekitar 65 persen sesuai yang diharapkan. Proyek tersebut ditargetkan rampung Juni 2017 mendatang.
Dia mengemukakan, tahun depan, pengerjaan undepass akan fokus pada penggalian terowongan dan aksesori baik di terowongan maupun di bagian atas. Saat ini, kontraktor sementara melakukan pekerjaan betonisasi di underpass. Diperkirakan akan rampung sebelum akhir bulan ini. Tahun depan, underpass rencananya akan mendapat kucuran anggaran sebesar Rp52 miliar.
Untuk proyek Bypass Mamminasata, sejauh ini kata Rahman Jamil, realisasi pengerjaan sudah sekitar 20,3 persen dari target 23,87 persen. Di sisa waktu menjelang pergantian tahun ini, diharapkan pekerjaan Bypass sesuai dengan target yang diharapkan.
Koordinator Lapangan Bypass Mamminasata, Leonardo juga mengatakan, saat ini pihaknya sementara mengerjakan pengecoran tiang pipa baja Sungai Maros III. Selain itu, juga sedang berlangsung pemasangan box culvert pada sta 00+750. Selain itu, pihaknya juga sementara mengerjakan timbunan biasa.
Tahun depan, Bypass Mamminasata mendapat kucuran anggaran Rp75,6 miliar. Pada tahap pertama pembangunan jalan sepanjang 13,7 kilometer ini ditargetkan rampung 2018. Nilai kontraknya Rp245,8 miliar.
Khusus untuk pembebasan lahan Bypass Mamminasata, Pemprov Sulsel tahun depan menyiapkan anggaran sebesar Rp50 miliar. Diharapkan anggaran tersebut bisa terserap seluruhnya.
Untuk proyek Midde Ring Road (MRR), hingga saat ini, realisasi pekerjaan sekitar 19 persen dari target 23 persen yang harus dicapai. Perlambatan itu disebabkan ada persoalan pada pembebasan lahan. Tahun depan, proyek pun dipastikan mendapat alokasi Rp75 miliar.
Untuk proyek elevated road atau jalan layang di poros Maros-Bone. Dari target realisasi 31,9 persen tahun ini, kontraktor hanya mampu menyelesaikan 28 persen saja. Posisi per November baru 25,3 persen.
Menurut Koordinator Pengawas Lapangan Elevated Road, Syamsu Alam mengatakan, pagu untuk tahun depan sebesar Rp80 miliar. Proyek ini pun sebenarnya ditarget rampung Desember 2017, tetapi berbagai kendala nonteknis menjadi penghambat. Proyek ini pun sudah diusulkan agar ada perpanjangan waktu.
Salah satu kendala yang dihadapi kontraktor proyek adalah adanya rongga di pier 8 dan 9. Kendala lainnya yakni pembebasan lahan pada pelebaran jalan. Dari 7.900 meter persegi yang mau dibebaskan, sejauh ini belum ada sama sekali yang bebas. Proyek ini total nilai kontraknya Rp167 miliar. Total panjang jalan yang akan dikerjakan 1,3 kilometer. Dari total panjang itu, ada 300 meter lebih yang dibuat melayang.
Rahman menjelaskan, untuk empat proyek multiyears tersebut, pusat menganggarkan dana sebesar Rp282,6 miliar. (rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top