Metro

Syahrul: Jangan Hancur Karena Perpecahan

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-14 KNPI, Jumat (16/12) yang berlangsung di Hotel Singgasana.
Musda yang digelar kemarin merupakan versi Ketua Umum Rivai Darus.
Seperti diketahui KNPI saat ini terpecah dua. Sementara Musda KNPI lainnya adalah versi Fadh A Rafuq telah menggelar musda pada Rabu (14/12) lalu di Hotel Grand Clarion.
Hanya saja, Syahrul lebih memilih membuka Musda KNPI versi Rivai Darus.
Dalam Musda kemarin, ada tiga nama yang disebut-sebut maju untuk memperebutkan posisi Ketua DPD II KNPI Sulsel. Diantaranya Andi Sugeng Sapta Aji Mappanyompa, Nurkanita, dan Imran Eka Saputra.
Di depan seluruh kader yang ada, Syahrul sempat menyindir dualisme yang terjadi ditubuh organisasi pemuda itu.
Dia menegaskan KNPI jangan hancur karena perpecahan.
“Saya sangat sedih melihat orang senang pada sebuah perpecahan. KNPI adalah laboratorium kader yang harus dijaga. Tidak boleh ada ego atau jalan sendiri, ” jelas Syahrul.
Dua menitipkan pesan, siapapun yang terpilih nantinya, tugas utama harus menyatukan KNPI. “Saya tidak suka terpecah-pecah, ” tegasnya. Menurutnya, tidak ada dualisme di KNPI.
Salah seorang kandidat calon ketua A Sugeng Sapta Aji Mappanyompa mengatakan optimis maju dalam pemilihan Ketua KNPI. Dia mengaku mendapat dukungan tiga DPD II yakni Wajo, Jeneponto, dan Pangkep serta 6 OKP.
Musda KNPI Sulsel akan berlangsung Jumat hingga Minggu, 16-18 Desember. Dihadiri 49 OKP, 24 DPD 2, tujuh peninjau, tujuh undangan OKP.
Sementara itu, Sterring Comittee, yang juga Wakil Ketua KNPI Sulsel, Adli mengatakan, sistem pemilihan tinggal menunggu hasil rapat apakah dilakukan dengan aklamasi atau pemilihan. Termasuk tidak ada debat kandidat dilakukan. “Sistem pemilihannya tergantung dari hasil rapat nanti, apakah menggunakan sistem aklamasi atau pemilihan. Tapi yang jelas tidak ada debat kandidat,” tegasnya.(rhm)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top