Produksi Cabai Lorong Dipasarkan Melalui Bulo – Berita Kota Makassar
Metro

Produksi Cabai Lorong Dipasarkan Melalui Bulo

MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Ketahanan Pangan Kota Makassar melakukan pemantapan program Badan Usaha Lorong (Bulo) melalui Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kota Makassar Tahun 2016.
Rapat koordinasi yang digelar disalah satu hotel di bilangan Jalan Adhyaksa Baru, juga bertujuan untuk lebih memaksimalkan pembangunan sinergitas ketahanan pangan ditingkat Provinsi dan Kabupaten Kota yang berdasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2006 tentang ketahanan pangan.
Kepala Badan Ketahanan Pangan Kota Makassar, Sri Sul silawati menyampaikan, mendorong keikutsertaan masyarakat dalam penyelenggaraan ketahanan pangan seperti menjalankan Bulo yang memiliki tiga fungsi yakni ketersediaan pangan, fungsi ekonomi kerakyatan dan fungsi sosial sangatlah penting.
Sebab, ketersediaan pangan di Kota Makassar utamanya pokok beras tidak mencukupi dalam pemenuhan pangan penduduk yang dimana lahan sawah yang ada hanya sekitar 2.636 Ha dan terus mengalami degradasi atau penurunan luas lahan dari tahun ke tahun akibat alih fungsi lahan ke lahan perumahaan.
“Solusinya dengan adaptasi terhadap masalah atau diversifikasi pangan atau penganekaragaman pangan sesuai UU Nomo 18 tahun 2012 tentang pangan. Jadi kami telah mengupayakan melalui gerakan perceatan penganekaragaman konsumsi pangan yang merupakan upaya peningkatan ketersediaan pangan,” ucap Sri, Kamis (15/12).
Dia menuturkan, gerakan tanam cabe di lorong-loronh bertujuan untuk menekan inflasi atau penyeimbang terjadinya inflasi saat terjadi lonjakan harga pangan yang menyolok sebagai benteng terakhir memerkuat lonjakan harg. Sehingga flukasi harga pangan dapat ditekan dengan adanya budidaya cabe di lorong-lorong.
“Inilah yang dinamakan Bulo. Semua hasil produksi cabe di lorong-lorong dipasarkan melalui Bulo,” jelasnya. (arf)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top