Multi Talenta – Berita Kota Makassar
Headline

Multi Talenta

BKM/CHAIRIL Halifa Intania

CITA-CITA terkadang tak sesuai dengan yang didapatkan. Melenceng dari keinginan menjadi sesuatu yang lumrah dalam hidup.
Halifa Intania menyadari betul hal itu. Ia mahfum bahwa semua telah diatur oleh Tuhan. Namun, ada banyak hikmah dan pelajaran yang bisa dipetik.
Sejak SMA, Halifa punya cita-cita menjadi seorang pramugari. Salah satu alasannya, ingin mengetahui lebih dalam tentang dunia penerbangan.
”Waktu itu dihadapan seluruh paskibra. Saya disuruh menulis apa cita-cita. Saya tulis pramugari,” ujar Halifa yang ditemui di sela-sela aktifitasnya di kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Jumat (16/12).
Lambat laut, keinginan itu perlahan pupus. Seiring dengan peristiwa jatuhnya pesawat.
Cewek kelahiran Toraja, 30 Juni 1995 inipun kemudian putar haluan. Ia lebih condong ke dunia seni, tari, drama dan musik. Akhirnya Halifa memutuskan untuk melanjutkan kuliah di UNM mengambil jurusan Seni Tari, Drama dan Musik. Kini, ia sudah duduk di semester akhir. Tak lama lagi sarjana.
”Langsung drop waktu banyak kejadian pesawat jatuh. Jasad korbannya tidak ditemukan. Cita-cita untuk menjadi pramugari saya kubur,” tuturnya.
Tapi Tuhan punya rencana lain untuk Halifa. Tetap berhubungan dengan dunia penerbangan. Ya, ia terpilih menjadi Duta Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.
Salah satu tugasnya adalah mempromosikan bandara. Sudah cukup banyak prestasi yang diraihnya terkait dengan statusnya sebagai duta.
Di bidang seni, putri pasangan Dirham Aziz dan Fiurma Tobing ini juga telah menorehkan pencapaian gemilang. Halifa pernah mewakili Indonesia pada ajang festival internasional di Thailand dan Malaysia.
”Sekarang fokus juga di bidang seni tari dan drama,” ujar anak pertama dari lima bersaudara ini.
Boleh dibilang, Halifa seorang mahasiswi yang multi talenta. Tidak hanya aktif di bidang seni. Ia juga masuk di dunia olahraga. Mulai dari karate, basket, lompat tinggi, voli, renang dan jumping.
”Tapi lebih condong ke olahraga basket. Sempat beberapa kali juara satu antarpelajar, antarprovinsi dan kabupaten,” terangnya.
Di luar dari itu, ia juga punya kegiatan lain. Halifa sering mendapat job menari serta modelling. Bahkan pernah menyabet juara Top Model Makassar.
Tidak berhenti sampai disitu. Halifa juga terlibat dalam dunia sineas. Ia membintangi sebuah film, yang rencananya akan diputar serentak tahun 2017 mendatang.
”Ada dua judul film. Hadiah untuk Ibu, dan Modal Kawin. Ini pertama kalinya saya terjun di dunia perfilman,” akunya.
Di tengah raihannya saat ini, ternyata Halifa pernah mendapat tentangan dari orang tuanya. ”Saya dulu dilarang oleh orang tua. Katanya, buang-buang uang. Juga tidak fokus belajar. Kerjanya keluyuran di jalan,” kenangnya.
Namun, waktu telah membuktikan segalanya. Halifa menunjukkan bahwa jalan yang diambilnya bisa memberikan kebanggaan bagi keluarga dan orang tua.
”Ayang yang paling keras melarang waktu itu. Tapi sekarang mereka percaya dan memberi support kepada saya,” imbuhnya. (ita/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top