Sulselbar

Bupati: Besar Kecil Anggaran Bukan Penentu

MAMUJU, BKM — Sidang penetapan persetujuan perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Mamuju Nomor 5 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mamuju Tahun 2016–2021 serta penyerahan dokumen Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS) Kabupaten Mamuju Tahun 2017, berlangsung di ruang rapat paripurna kantor DPRD Kabupaten Mamuju, Kamis (15/12).
Bupati Mamuju, Drs H Habsi Wahid MM menyampaikan, besar kecilnya anggaran bukan penentu efektifnya pengelolaan anggaran tersebut. Melainkan bagaimana anggaran itu dimanfaatkan secara maksimal. Jika itu tidak dikelola dengan maksimal, maka tidak akan berarti apa–apa.
”Olehnya itu, kita harus mampu menghadapi penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan menggunakan anggaran seefisien mungkin dan seoptimal mungkin. Sehingga sasaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan angka kemiskinan dan pengangguran itu bisa dilakukan. Dengan demikian, ke depan baik pemerintah ataupun masyarakat bisa bersama–sama memanfaatkan anggaran pendapatan belanja daerah ditahun 2017,” ujar Habsi.
Ditambahkan, setelah disahkannya revisi rencana pembangunan jangka menengah lima tahun ke depan, itu artinya pemerintah daerah telah mempunyai satu dasar pijakan dalam rangka proses pembangunan kemasyarakatan, kemudian telah mengesahkan KUA–PPAS untuk penyusunan RAPBD tahun 2017.
Dalam KUA–PPAS, target pendapatan daerah itu sebanyak Rp1,62 triliun, kemudian pendapatan daerah Kabupaten Mamuju pada tahun 2017 ditargerkan sebesar Rp 1.029.449.511.800,00. Lalu terjadi pembiayaan defisit sebanyak Rp35 miliar. Kalau dibandingkan tahun 2016, maka ditahun 2017 ini terjadi penurunan sekitar Rp70 miliar lebih. Ini disebabkan persoalan fiskal. Karena negara juga mengalami defisit sehingga dana yang dikirim ke daerah itu juga mengalami penurunan.
Pasca-penetapan Perda tersebut, secara khusus Ketua DPRD Kabupaten Mamuju, Hj Siti Suraida Suhardi SE MSi, juga mengatakan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Mamuju untuk dapat segera menjadikan regulasi yang diterbitkan sebagai acauan dalam proses mendorong Mamuju yang memiliki daya saing dimasa mendatang.
”Saya kira bapak bupati bersama jajarannya bisa menjaga kepercayaan masyarakat Mamuju kalau proses pembangunan daerah ini serius dan tetap mengacu pada peraturan, baik yang ditetapkan ditingkat pusat maupun di daerah. Sehingga publik makin yakin, pemerintah yang hadir di tengah mereka kini bertekad membawa Mamuju lebih progresif dari sebelumnya. Kita berharap melalui momentum ini secara khusus kepada semua pihak yang berkepentingan didalamnya dapat maksimal. Utamanya dalam melakukan telaah terhadap apa yang menjadi prioritas utama yang mesti diselesaikan pada tahun mendatang,” katanya.
Acara ini juga dihadiri para wakil ketua dan anggota dewan, sekretaris daerah kabupaten Mamuju, perwakilan Dandim 1418 Mamuju, perwakilan Polres Mamuju, para asisten, staf ahli, dan para pimpinan SKPD Pemkab Mamuju. (ala/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top