Gojentakmapan

Inspektorat akan Lakukan Audit

MAROS, BKM — Kisruh penggunaan dana komite dan dana BOS SMA 1 Maros tidak hanya menarik perhatian Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros. Inspektorat Kabupaten Maros juga akan mengambil peran. Inspektorat Maros akan melakukan audit penggunaan keuangan di SMA 1 Maros. Kepala Inspektorat Kabupaten Maros, Baharuddin, menuturkan, kewenangan inspektorat adalah mengaudit instansi, sekolah dan SKPD yang terindikasi adanya dugaan tindak pidana korupsi.
Hal itu diperkuat dengan adanya permintaan dari Kejari Maros yang ditujukan ke bupati Maros. ”Kita akan mengaudit. Jika memang ada permintaan dari Kejari yang setujui bupati Maros. Sama seperti kasus SMA 1 Simbang kemarin, inspektorat turun langsung untuk melakukan audit,” jelasnya.
Baharuddin menuturkan, kasus yang saat ini menjerat SMA 1 Maros, memang sangat rawan terjadi ditingkat sekolah. Karenanya, ia mengimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk lebih teliti dan berhati-hati dalam penggunaan anggarannya. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan inspektorat, ditemukan adanya beberapa item pembiayaan yang tertuang dalam Rancangan Anggaran Belanja Sekolah (RABS) SMA 1 Maros.
”Hal ini harus menjadi perhatian kepala sekolah. Jangan sampai ada kegiatan yang dianggarkan secara berulang baik di dana komite dan dana BOS. Karena itu bisa menjadi temuan. Seharusnya pihak sekolah bisa memperhatikan permasalahan ini,” jelasnya.
Ditemui terpisah, Bupati Maros, HM Hatta Rahman, menjelaskan, pihak inspektorat memang memiliki wewenang untuk melakukan audit beberapa instansi termasuk penggunaan dana komite sekolah. Namun, pihaknya baru bisa memerintahkan inspektorat untuk turun mengaudit jika ada permintaan dari Kejari Maros.
Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Maros, Harry Surahman menuturkan, Kejari Maros serius membidik kasus dugaan penyalahgunaan anggaran di SMA 1 Maros. Saat ini kejaksaan masih mengumpulkan beberapa barang bukti dan mempersiapkan pemeriksaan SMA 1 Maros.
”Kalau ditanya soal keseriusan, kami seriuslah. Apalagi kami sudah mengantongi beberapa bukti yang menjadi acuan pemeriksaannya. Tapi kami tak ingin gegabah dalam mengambil langkah. Kalau memang sudah tahap pemeriksaan, kami akan buka ke publik,” terangnya. (ari/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top