Metro

Disdik Raih Anugerah Ki Hajar

MAKASSAR, BKM — Pemprov Sulsel melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel meraih penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anugerah Ki Hajar Dewantara. Penghargaan itu diberikan atas komitmen Disdik yang memaksimalkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk pembelajaran.
Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, E Nurzaman kepada Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (14/12).
Sejauh ini, Disdik memang memaksimalkan TIK dalam peningkatan mutu pendidikan, termasuk dalam menggodok berbagai regulasi yang dikeluarkan pemerintah.
Menurut Nurzaman, Anugerah Ki Hajar diperoleh melalui evaluasi yang sangat ketat karena harus memenuhi 21 item kriteria baik berupa regulasi maupun implementasi pembelajaran berbasis informasi teknologi (IT).
Sekretaris Jenderal Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Nursaman mengatakan dalam proses pembelajaran guru dituntut untuk kreatif dan inspiratif. Sebanyak 30 persen keberhasilan pendidikan ditentukan oleh guru.
Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo berharap instansi terkait pendidikan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Termasuk meningkatkan kerjasama dengan lintas sektor dan internasional. “Saya berharap bisa mengadopsi beberapa cara-cara mengajar pada sekolah internasional,” harap Syahrul.
Tidak hanya penghargaan dari pemerintah pusat yang disabet oleh Gubernur Sulsel dua periode ini. Syahrul juga mendapatkan penghargaan dari PT Telkom Grup, yakni penghargaan e-Panrita.
Syahrul mendapatkan penghargaan ini, atas apresiasinya dengan menjadi provinsi pertama yang menerapkan E-Panrita di Indonesia.
Aplikasi online itu dibuat Disdik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Memiliki sembilan menu utama. Diantaranya e-learning, absensi, vicon, guru, siswa, anggaran, polling, hiburan, menu bimbel.
Pemprov Sulsel merupakan provinsi pertama yang menerapkan aplikasi e-Panrita ini di Indonesia.
Selain menerima dua penghargaan tersebut, Pemprov Sulsel juga memecahkan rekor MURI untuk kategori Meja Simulasi Jaringan Pertama untuk SMK di Indonesia.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo melaporkan jika Disdik telah melaksanakan Diklat Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar dengan jumlah 400 angkatan atau sekitar 14 ribu guru SMA/SMK se Sulsel.
Jumlah mentor dan fasilitator yang terlibat sebanyak 469 orang dan sudah dilatih oleh P4TK sesuai mata pelajaran masing-masing.
Kegiatan tersebut, kata lelaki yang akrab disapa None itu, menggunakan 350 kelas di 94 titik tersebar di 24 kabupaten/kota.
“Pelaksanaan Diklat Kompetensi Guru itu berjalan lancar.
Pada kesempatan itu, juga dilaksanakan penyerahan SK pengalihan tenaga guru dan tenaga kependidikan. (rhm)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top