Headline

Sudah Empat Kali Tiang Listrik di Balai Kota Meledak

MAKASSAR, BKM — Pegawai di Balai Kota baru saja selesai istirahat siang. Kira-kira lewat pukul 13.00 Wita, Selasa (13/12).
Tiba-tiba…. duarrrr!!! Suara ledakan itu cukup mengagetkan. Bahkan begitu memekakkan telinga.
Beramai-ramailah para pegawai mencari sumber suara. Ternyata dari sebuah tiang listrik tidak jauh dari Balai Kota. Letaknya di samping sebelah timur kantor wali kota.
Salah seorang yang dibuat sibuk dengan kejadian ini adalah Abdul Rahman. Dia merupakan Koordinator Kelistrikan Balai Kota.
Dari hasil penelusurannya, ia kemudian menjelaskan penyebab terjadinya ledakan. Ternyata, sumber suara yang cukup besar itu berasal dari keep out di tiang listrik.
Menurutnya, kejadian seperti ini sudah sering terjadi. Rahman bahkan mencatat telah empat kali dalam waktu yang tidak lama berselang. Masing-masing pada bulan Agustus 2016, serta 11 dan 13 Desember.
”Setiap terjadi ledakan, saya langsung laporkan ke PLN Rayon Utara. Juga turun langsung. Ini yang keempat kalinya terjadi. Masalahnya selalu sama. Keep out tidak mampu mengatur suplai arus listrik ke balai kota,” ujar Rahman.
Diapun meminta kepada PLN untuk melakukan pertemuan dengan pemkot membicarakan solusi masalah ini. Sebab jika dibiarkan, kejadian serupa akan terus terulang.
Terpisah, salah seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Ali Yani mengaku, saat kejadian dirinya berada kira-kira tujuh meter dari tiang listrik sumber ledakan. Ia cukup kaget, karena pada saat bersamaan muncul percikan api di tiang listrik.
Tidak banyak yang dilakukannya pascaledakan. Ia hanya memegangi telinganya yang terasa sakit akibat bunyi ledakan begitu keras. Jaraknya yang tidak jauh, membuat Ali Yani langsung mencari puing-puing alat di tiang listrik yang terlempar ketika meledak.
”Saya sempat taangkat. Mungkin karena ta’bangkaka (kaget) juga. Lumayan, masih sakit ini telinga,” cetusnya.
Ledakan tersebut membuat listrik di balai kota padam. Hal ini membuat aktivitas pegawai serta pejabat terganggu.
Sejumlah pejabat yang ingin menggelar rapat di menara balai kota lantai 11, sempat kelabakan. Lift macet dan tak bisa berfungsi. Padahal banyak yang tengah antre menunggu giliran untuk diangkut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Ismail mengaku terganggu dengan terjadinya ledakan. Apalagi sampai membuat lift tak beroperasi. Sementara dirinya bersama beberapa pimpinan SKPD hendak melakukan rapat di lantai 11.
“Saya naik tangga ke lantai 11. Ini bajuku masih basah. Ledakan yang bikin lift mati tentu sangat mengganggu,” keluhnya.
Beruntung, saat ledakan terjadi, Ismail belum masuk ke dalam lift. Sehingga tidak terjebak. (arf)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top