Sulselbar

Polisi Dalami Unsur Perencanaan Pembunuhan

SIDRAP, BKM — Penanganan kasus pembunuhan tokoh masyarakat Dua Pitue, Sidrap, Andi Panguriseng, Sabtu (10/12) diambil alih Polres Sidrap. Penyidik kini tengah mendalami ada tidaknya unsur perencanaan pembunuhan itu.
Tiga hari pasca kajadian di Lapangan Sepakbola, Desa Kalosi, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap itu, penyidik Reskrim Polres Sidrap kini melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi. Penyidik menghadirkan saksi H Ady dan Laterrang, Selasa, (13/12).
Sebelumnya, penyidik juga telah memeriksa dua orang saksi, yakni Latuppu dan Lasama. Pengambilan keterangan saksi oleh keduanya berlangsung sehari sebelumnya oleh penyidik di Mapolsek Dua Pitue, Tanru tedong, Sidrap.
Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Chandra Yudha Pranata, mengaku telah memeroleh gambaran mengenai kronologis kejadian itu. Namun demikian ia belum bisa memastikan ada tidaknya unsur perencanaan dibalik insiden berdarah itu.
Menurutnya, keterangan saksi belum dapat diyakini sepenuhnya oleh penyidik untuk memastikan ada tidaknya unsur perencanaan sebagaimana yang diharapkan diterapkan kepada para tersangka oleh keluarga korban.
“Pastinya kami masih terus mendalami kasus itu, setelah pemeriksaan saksi-saksi, kami juga masih akan melakukan pra rekonstruksi dan rekonstruksi mengenai kejadian itu, diharapkan pra rekon dan rekon itu dapat memberi petunjuk jelas mengenai penggunaan pasal terhadap para tersangka itu,” kata AKP Chandra, kemarin.
Sementara itu, kakak kandung korban, Andi Mannyi, tetap ngotot mengklaim kematian saudaranya itu telah direncanakan para tersangka dalam menghabisi nyawa korban. Asumsinya, pelaku sengaja membawa badik sebelum melakukan penikaman itu.
“Pokoknya kami ingin polisi mengganjar para pelaku dengan pasal 340 KUHP terkait dengan perencanaan pembunuhan, kami ingin para pelaku dihukum seberat-beratnya karena dengan sengaja telah melakukan penganiayaan yang menyebabkan hilangkan nyawa saudara kami,” ujar Andi Mannyi.
(ady/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top