Headline

Model tak Terlalu Rumit, Bahannya Lebih Ringan

IST BUSANA MUSLIMAH-Seorang model memeragakan busana muslimah. Tahun 2017, model busana jenis ini tidak lagi terlalu rumit. Bahannya juga lebih ringan.

PENGUJUNG tahun 2016 semakin dekat. Tak lama lagi, 2017 menyongsong. Semangat baru. Harapan baru. Resolusi baru. Pokoknya semua yang baru-baru. Termasuk tren mode baru.

Laporan: Rahmawati Amri

SAAT ini sudah banyak pengamat mode yang memberikan prediksi seputar tren mode yang akan booming tahun depan. Salah satunya, prediksi tren mode untuk busana muslimah kekinian. Seperti diketahui, pengguna busana muslimah, baik hijabers maupun yang syar’i semakin meluas di Indonesia. Termasuk di Makassar. Otomatis, setiap ulasan yang dilontarkan pengamat mode atau desainer selalu menarik untuk disimak.
Salah satu, seperti ulasan Amriany Ariqah, owner Ariqah Muslimah. Wanita cantik dan stylist ini memprediksi tren busana muslimah tahun 2017 mendatang akan lebih ke model yang chic dan simple. Mulai dari model yang tidak terlalu rumit. Bahan pakaian juga akan lebih ringan. Seperti katun atau sutera. Tidak kaku seperti tahun ini.
Untuk tren warna busana, kata Amriany, kebanyakan mengarah ke warna-warna cerah dan pastel. Salah satunya seperti biru tosca.
Selain itu, lanjutnya, ada kecenderungan jika busana berbahan rajutan juga akan tren tahun depan, setelah tahun ini kurang dilirik. Jika sebelumnya bahan rajutan sebatas model t-shirt sederhana, maka tahun depan modelnya akan lebih variatif. Mulai dalam bentuk blazer cantik maupun cardigan.
Karena busana muslim untuk hijabers akan lebih simpel dan modelnya cukup sederhana, maka permainan aksesori akan lebih menonjol. Misalnya, pemakaian kalung-kalung panjang etnik. Baik berbahan plastik, logam, maupun batu-batu. Atau juga bros-bros besar yang menunjang busana lebih terlihat elegan jika disematkan di baju.
Tahun depan juga diprediksi pengguna busana muslimah syar’i akan semakin bertambah. Kendati model busana syar’i lebih sederhana, namun agar bisa tampil lebih menarik, aksen bros cantik menjadi alternatif pilihan. Untuk bawahan, rok model A atau gombrang dan kulot diprediksi tetap jadi tren.
Untuk jilbab atau hijabnya sendiri, menurut Amriany, tahun depan akan lebih mengarah pada penggunaan hijab yang lebih simpel atau langsung pakai. Untuk memberi aksen menarik pada jilbab, sentuhan payet-payet atau mote bis jadi pilihan.
Tahun ini, tren busana muslimah cenderung bermodel layer atau berlapis-lapis. Model itu tetap akan digemari, namun konsepnya akan lebih simpel. Khususnya pada model celana panjang, konsep layer akan banyak diterapkan.
Untuk tren busana muslim yang akan dikenakan di hari lebaran tahun depan, dia memprediksi model gamis masih tetap yang paling digemari.
”Walaupun gamis berasal dari Timur Tengah yang modelnya terkesan kaku, namun di tangan perancang busana Indonesia, akan diberi sentuhan khusus agar terlihat lebih modis dan elegan,” ujar Amriany, kemarin.
Salah satu penikmat mode, Nurul Khaeriah mengatakan, kendati tidak melulu berpatokan pada mode yang lagi tren atau kekinian dalam berbusana, dia selalu memantaskan busana yang dikenakan agar bisa terlihat menarik.
Jika tahun ini busana yang dikenakan banyak berkutat pada gaun terusan ditambah blazer. Ataupun model busana layer yang bertumpuk-tumpuk.
Dia mengaku saat ini kecenderungannya memang menggunakan busana yang lebih simpel. Baik dari segi bahan yang lebih ringan, maupun model pakaian. (*/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top