Sulselbar

Mantan Faskab Dukung Sikap Kejari

SIDRAP, BKM — Mantan Fasilitator Kabupaten (Faskab) PNPM Mandiri Perdesaan Sidrap, Taufik, setuju dengan langkah Kejari Sidrap, membongkar praktik penyimpangan dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP).
Selain untuk penegakan hukum, tindakan Kejari Sidrap membongkar dugaan korupsi dana SPP di wilayah kerja UPK PNPM Mandiri Perdesaan di Kecamatan Dua Pitue itu, bisa memberi efek jera bagi pelaku.
Taufik menduga, sejumlah penunggakan dana SPP yang terjadi di kecamatan lainnya, tidak semuanya benar-benar merupakan penunggakan murni. Taufik menduga sebagian diantaranya memang ada yang dikorupsi.
Khusus dugaan penyimpangan dana SPP yang diduga terjadi di UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Dua Pitue itu, kata Taufik, memang sebelumnya sudah berkali-kali diperingatkan.
“Kita bahkan cukup lama memberi kesempatan agar uang dikembalikan tapi tidak diabaikan. Karena itu, kami mendukung upaya yang dilakukan Kejari Sidrap,” kata Taufik, Selasa (13/12).
Sebelumnya, jajaran Kejari Sidrap membongkar dugaan terjadinya praktik penyimpangan dana SPP tahun 2010 hingga 2013 di UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Dua Pitue. Kejari Sidrap bahkan telah menetapkan Mantan Ketua UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Dua Pitue, (Periode 2010-2013), Mardiati sebagai tersangka.
Kepala Kejari Sidrap, Jasmin Simanullang menyebut adanya indikasi kerugian keuangan negara sebesar Rp138 juta lebih dibalik pengelolaan dana bergulir yang khusus diperuntukkan bagi ibu-ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Dua Pitue itu. (ady/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top