Berita Kota Makassar | Dispenda Usul Perda Pajak Direvisi
Metro

Dispenda Usul Perda Pajak Direvisi

MAKASSAR, BKM — Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu sumber utama dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pendapatan dari pundi-pundi pajak daerah tersebut terbukti cukup efisien dalam pemanfaatannya.
Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulsel tahun 2017 telah ditetapkan sekitar Rp3,67 triliun. Ini mengalami kenaikan dibanding dengan target PAD di tahun 2016 sebesar Rp3,3 triliun lebih.
Untuk itu, pihak Dinas Pendapatan Daerah yang tahun depan juga mengalami perubahan menjadi Badan Pendapatan Daerah telah mengusulkan revisi peraturan daerah (Perda) nomor 10 tahun 2010 tentang pajak daerah.
Kepala Dispeda Sulsel, Tautoto Tanaranggina mengatakan, perubahan perda ini sangat diperlukan. Terlebih melihat kondisi dan situasi sekarang yang sudah banyak mengalami perubahan, sehingga perlu dilakukan penyesuain.
“Banyak aturanya yang harus disesuaikan dengan kondisi kemasyarakatan. Kami sudah usulkan dalam prolegda (program legislasi daerah) dan direspon positif oleh DPRD. Kami akan bahas di 2017,” kata Tautoto saat dihubungi Senin, (13/12).
Mantan Penjabat bupati Soppeng dan Tator ini menyebutkan salah satu yang belum diatur adalah pajak retribusi beberapa alat rumah sakit. Karena itu, untuk memunggut pajak, harus ada perda dan pergubnya terlebih dahulu.
Masalah lain yang akan dibahas dalam revisi perda ini adalah soal tarif pajak progresif kendaraan. Saat ini, pajak progresif untuk kendaraan pertama dikenakan 1,5 persen, kendaraan kedua 2,5 persen, ketiga 3,5 persen, keempat 4,5 persen, serta kelima dan seterusnya 5,5 persen.
Kepala Seksi Hukum dan Peraturan Perundangan Dispenda Sulsel, Fitriani Utami mengatakan, aturan pajak progresif ini sesuai Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2010 tentang Pajak Daerah. Karena dinilai sangat memberatkan, sehingga dispenda mengajukan revisi ke DPRD Sulsel.
Besarnya pajak progresif, kata dia, juga menjadi alasan pemilik kendaraan tidak patuh bayar pajak. Penerimaan pajak akhirnya tidak sesuai target. Dalam revisi Perda No 10 tahun 2010 yang diajukan ke dewan, Dispenda mengusulkan penurunan besaran pajak progresif. (rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top