Pakaian Dinas Legislator Rp400 Juta – Berita Kota Makassar
Metro

Pakaian Dinas Legislator Rp400 Juta

MAKASSAR, BKM– Sekretariat Dewan (Sekwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Makassar kembali menganggarkan pakaian dinas seluruh legislator sebesar Rp400 juta. Tiap legislator mendapat jatah dua pakaian dinas di APBD Pokok 2017.
“Memang dianggarkan di APBD ada dua jenis pakaian, yakni pakaian dinas harian (PDH) dan pakaian sipil rapi (PSR). Kita sudah anggarkan, tinggal dewan yang jahit sesuai dengan ukurannya,” ungkap Sekretariat Dewan (DPRD) Makassar, Adwi Awan Umar saat dihubungi, Minggu (12/12).
Lanjut mantan Kabag Umum sekretariat DPRD itu mengatakan, anggaran pakaian dinas untuk dewan disetujui sebab pengadaan ini dilakukan dalam rangka memperbarui kembali pakaian dewan yang memang menjadi tanggungan negara. Apalagi pakaian dinas yang ada saat ini sudah mulai kusam sehingga kembali diusulkan dan telah ditetapkan melalui badan anggaran.
“Anggaran itu tidak mengalami kenaikan yang signifikan, karena mengikuti harga yang ada dipasaran. Makanya harga di penjahit dengan kain yang berkualitas masih kisaran Rp4 juta per satu pakaian,” ucapnya.
Ditambahkannya, secara keseluruhan anggaran ini nampak besar namun dengan jumlah legislator sebanyak 50 orang maka setiap legislator hanya mendapatkan alokasi sebesar Rp8 juta. “Ini juga masih potong pajak jadi tentunya masih kurang,” singkatnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Makasar, Adi Rasyid Ali berharap dengan adanya seragam baru untuk legislator yang dikenakan pada agenda dewan 2017 mendatang, membuat penampilan legislator bisa lebih rapi dan sopan.
“Jangan lagi kita dikritik karena penampilan pakaian yang dikenakan, seperti yang terjadi sebelumnya, dimana legislator gunakan jeans. Semoga dengan seragam baru itu kami lebih kompak dan disiplin,” katanya.
Menanggapi pengadaan pakaian untuk legislator, Direktur Kopel Sulsel, Musaddaq mengatakan, anggaran untuk privat dewan sangat besar, hal itu berbanding terbalik dengan kinerja yang selama ini diperlihatkan.
Terlepas dari itu, sejumlah fasilitas yang dibelikan melalui uang rakyat banyak yang disia-siakan. Ia mencontohkan, seperti pengadaan IPAD sebesar Rp750 juta pada 2015 lalu tidak dimaksimalkan dengan baik dari 50 legislator tidak sampai 15 persen yang memanfaatkan fasilitas tersebut.(ita)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top