Politik

H Bur Ngopi Bareng Konstituen PPP di Polut

TAKALAR, BKM–Bupati Takalar non aktif, H Burhanuddin Baharuddin memenuhi undangan masyarakat Kelurahan Mattompodalle, Kecamatan Polombangkeng Utara (Polut) untuk menikmati kopi Lembang. Undangan ngopi dikemas legislator PPP, Makmur Mustakim bersama ratusan konstituen guna menggagas tercipta proses pendidikan politik yang baik pada seluruh lapisan masyarakat. “Gagasan pendidikan politik yang dikemas dalam bentuk ngopi bareng dengan konstituent PPP bertujuan agar masyarakat dapat memahami bagaimana keberadaan partai dalam pembangunan guna mensejahterakan masyarakat, “Karena eksistensi partai sangat berperan penting dalam mengawal pembangunan,”ujar Makmur, Senin (12/12).
Dihadapan konstituen PPP, H Bur menyampaikan rasa syukurnya karena keluhan masyarakat terhadap rusaknya sejumlah ruas jalan diwilayah Polut telah diperbaiki dan sudah dinikmati. “Bukti keberpihakan Pemerintah selama empat tahun terakhir sudah dijawab dengan hadirnya berbagai bentuk rasionalisasi pembangunan, peningkatan infrastruktur jalan, meskipun belum menyeluruh, namun semuanya akan dilanjutkan dalam waktu dekat ini,”harap H Bur disambut aplaus warga.
Sementara itu aksi demonstrasi yang digelar oleh Koalisi Masyarakat Tolak Pemimpin Korupsi (KMTPK) pada momen hari anti korupsi akhir pekan kemarin disikapi serius kubu Bur-Nojeng. Kubu petahana menilai demonstrasi yang dipimpin Irwan Hasan Tiro merupakan salah tim sukses pasangan Syamsari Kitta-Ahmad Dg Se’re (SK-HD) yang sengaja dilakukan guna menjatuhkan kubu lawan. “Pergerakan politik kubu sebrang untuk meraih simpatik jelang Pilbup sudah tidak elegant, dimana orasi demonstran yang dipimpin timses SK-HD yang meminta aparat hukum untuk segera mentersangkakan jagoan kami dalam sebuah kasus sudah mencederai azas demokrasi, dan ini bisa saja kami sebut bahwa menggelinding pemeriksaan kasus dugaan penjualan tanah di Desa Laikang kubu tidak menutup kemungkinan kubu Penantang ada dibalik semua ini,”ujar jubir Bur-Nojeng, Makmur Mustakim kemarin.
Makmur yang juga ketua Baleg DPRD Takalar berharap semua pihak dapat menjaga stabilitas keamanan jelang masa pencoblosan dan tidak terprovokasi tentang proses hukum yang tengah berjalan, karena menurut Makmur apa yang dipertontonkan sudah tidak menjunjung etika sebagai orang Makasar. “Beda pendapat dan pilihan dalam berdemokrasi adalah sebuah bentuk kewajaran, tetapi mencaci dan mengumbar sesuatu yang belum pasti adalah watak seorang pecundang, yang pastinya sekaitan kasus dugaan penjualan tanah di Desa Laikang, kami sangat menghargai proses hukum yang sedang berjalan,”tegasnya. (ira/rif/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top