Headline

Dulu Nginap di Wisma, Kini di Hotel Bintang Lima

BKM/CHAIRIL NGINAP DI HOTEL-Daeng Appi bersama istri dan anak bungsunya menginap di Hotel Clarion secara gratis, Senin (12/12).

AHMAD Syafri, seorang penjual buroncong di pertigaan Jalan Ujung Pandang Baru akhirnya bisa menginap di hotel berbintang lima. Voucher gratis yang ia dapatkan telah digunakannya. Seperti apa ceritanya?

Laporan: Arif Alqadri

HARI Minggu (11/12), Ahmad Syafri (50) menginformasikan ke Direktur Utama Harian Berita Kota Makassar (BKM), Mustawa Nur. Ia menyampaikan telah melakukan booking kamar. Jadwalnya check innya hari Senin (12/12) siang.
Pagi menjelang siang, kira-kira sebelum pukul 11.00 Wita. Daeng Appi –sapaan akrab Ahmad Syafri– sudah bersiap-siap di rumahnya. Tidak banyak yang ia bawa. Hanya sebuah tas berisi pakaian ganti.
Tak lupa ia mengajak serta istri tercintanya Salma (50). Anaknya yang bungsu, Aliyah (11). Atas bantuan seorang kerabatnya, Daeng Appi dan keluarga diantar menggunakan mobil ke hotel.
Senyum ramah menyambut kedatangan ketiganya di Hotel Clarion, Jalan AP Petta Rani. ”Selamat siang, Pak. Ada yang bisa saya bantu?” tanya seorang karyawan hotel yang bertugas di bagian recepsionis.
Daeng Appi yang berdiri di depan meja resepsionis kemudian mengeluarkan selembar kertas. Itu adalah voucher menginap gratis di Hotel Clarion, yang beberapa hari sebelumnya diberikan oleh Mustawa Nur.
Tidak lama berselang, resepsionis kemudian menyerahkan kunci kamar. Daeng Appi dan keluarga menempati kamar 802. Letaknya di lantai delapan.
Percakapan antara Ahmad Syafri dengan resepsionis tak berlangsung lama. Setelah kunci kamar dipegang, Daeng Appi langsung menuju lift. Ia diiringi dua orang perempuan yang selama ini menemani hidupnya. Sebuah tas ransel ditentengnya.
Mata Daeng Appi memandangi setiap sudut hotel. Apalagi, dari pengakuannya, ia baru pertama kali masuk dan menginap di hotel berbintang lima sekelas Clarion.
Sebelumnya, bapak empat anak ini hanya bermalam di wisma atau hotel kelas melati. Ketika itu ia menjadi sopir pribadi di salah satu perusahaan swasta di Makassar.
Sesampainya di kamar, Daeng Appi tidak berdiam diri. Dia menyimpan tas dan segera mengajak keluarganya untuk naik ke lantai enam. Tujuannya Sky Garden, yang menyediakan tempat permandian berupa kolam renang.
Untuk masuk ke lokasi Sky Garden, khusus bagi para tamu hotel diberikan secara gratis. Sedangkan masyarakat umum dikenakan biaya.
Hanya saja, kondisi cuaca pada pukul 15.00 Wita tidak bersahabat. Hujan deras tengah mengguyur. Termasuk kolam renang Sky Garden.
Hal ini membuat keinginan Daeng Appi dan keluarga untuk berenang, tak kesampaian. Barulah ketika hujan reda, Daeng Appi bisa mandi dari berenang di kolam. Ia mengajak putri bungsunya, Aliyah. Sementara sang istri tak bisa ikut menikmati kolam renang, karena pengelola mengharuskan mengenakan baju renang.
”Tidak pernah membayangkan bisa menginap di hotel seperti ini. Saya baru pertama kali masuk di sini,” kata Daeng Appi yang dimintai komentarnya.
Diapun akan menikmati semalam menginap di kamar deluxe Hotel Clarion. Baginya, ini pengalaman yang sulit ia dapatkan. Diapun berjanji akan menceritakannya kepada keluarga setelah pulang nanti. Rencananya, Daeng Appi, istri dan anaknya akan check out dari hotel hari ini, Selasa (13/12) pukul 11.00 Wita. (*/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top