Tak Diketahui, Syahrul Kelabakan Terima BURT DPR – Berita Kota Makassar
Headline

Tak Diketahui, Syahrul Kelabakan Terima BURT DPR

MAKASSAR, BKM –Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo tak bisa disembunyikan rasa kekesalannya. Orang nomor satu di Sulsel itu sempat geram setelah kedatangan tamu dari Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Jumat (9/12).
Bahkan, gubernur dua periode itu sempat kelabakan menerima BURT DPR-RI karena tidak masuk dalam agenda Syahrul.
Usai salat Jumat, Syahrul berencana akan meninggalkan Kantor Gubernur. Sebelum naik ke mobil, dia melayani wawancara sejumlah awak media.
Sementara wawancara, sebuah bus besar masuk dan parkir kendaraannya di depan kantor gubernur. Satu persatu, orang dari bus turun. “Siapa mereka? Dari mana?” tanya Syahrul.
Ternyata setelah dikonfirmasi, rombongan itu berasal dari BURT DPR RI. Syahrul pun terpaksa membatalkan kepulangannya dan balik kembali ke kantor.
“Ini bagaimana? Kok tidak ada informasi yang masuk ke saya? Coba telusuri suratnya mana?” kata Syahrul dengan nada tinggi.
Seluruh pejabat yang mendampingi gubernur pun kelabakan. Termasuk Kepala Biro Humas dan Protokol, Faksharie Radjamilo.
Gubernur pun terpaksa mengarahkan para tamu ke ruang kerja Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latif. Pasalnya, ruang kerja gubernur sedang direnovasi.
Ternyata setelah ditelusuri, BURT DPR RI memang punya agenda kunjungan kemarin pukul 14.00 Wita. Mereka rencananya diterima oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Jufri Rahman.
Namun, informasi yang diperoleh BKM, sedianya Gubernur yang ingin menerima BURT RI tersebut ketika kali pertama dikonfirmasi rencana kedatangan mereka.
Kunjungan kerja BURT RI ke Pemprov Sulsel kemarin dalam rangka Sosialisasi Rencana Strategis (Renstra) DPR RI 2015-2019.
Ketua Tim BURT DPR RI, H Agung Budi Santoso menjelaskan, Renstra 2015-2019 bertujuan untuk mewujudkan lembaga perwakilan yang modern, berwibawa dan kredibel. Dapat menyelenggarakan fungsi DPR RI untuk mendukung pembangunan nasional dalam kerangka representasi rakyat. Serta memperkuat kelembagaan DPR Ri sebagai penyeimbang pemerintah.
Sasarannya adalah menghasilkan produk legislasi, anggaran dan pengawasan yang mendukung proses pembangunan jangka menengah dan panjang. Mewujudkan kelembagaan yang kuat, sekretariat jenderal yang profesional dan mengoptimalkan dukungan keahlian.
Agung menambahkan, berdasarkan renstra yang ada, target yang ingin dicapai tertuang dalam empat program. Yaitu, meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan semua unsur di DPR RI, di semua komisi, persipar, pansus, banggar dan baleg.
Saat menerima tim BURT DPR RI di Ruang Rapat Pimpinan Pemprov Sulsel, Syahrul menegaskan, jika semua orang pasti menginginkan tata kelola yang lebih baik dalam membangun negara. Baik di tingkat DPR maupun lingkup pemerintah provinsi.
Syahrul mengusulkan, agar renstra mengikuti perkembangan zaman. Alasannya, banyak hal yang saat ini, kebijakannya tidak sesuai dan harus diperbarui. (rhm/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top