Gojentakmapan

Pedagang Protes Ukuran Lods dan Kios

IST DEMO -- Sejumlah warga yang merupakan pedagang di Pasar Sentral Sungguminasa ketika menggelar aksi demo terkait lods dan kios yang telah dibangun pihak developer.

GOWA, BKM — Merasa tidak puas dengan kondisi bangunan lods dan kios yang sudah dibangun di dalam kawasan Pasar Sentral Sungguminasa, puluhan pedagang setempat dikawal Center Information Publik (CIP) Sulsel, melakukan aksi demo di depan kantor bupati Gowa, Rabu siang (7/12).
Dalam aksinya ini, massa pedagang menuntut agar bupati Gowa dan pihak DPRD segera meninjau kembali luas atau ukuran lods dan kios yang telah terbangun. Mereka anggap ukuran tersebut sangat tidak wajar untuk mereka tempati berjualan. Para pedagang ini juga berharap agar Kementerian Perdagangan RI dapat meninjau proses administrasi yang telah dilakukan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa yang mereka nilai sangat tidak transparan.
Para pedagang yang datang berorasi ini mengaku sangat kecewa dengan ukuran luas lods dan kios yang telah ditetapkan pihak Disperindag dengan ukuran luas hanya 1,5 x 2 meter. Karena sebelum pembangunan pasar, mereka dijanjikan setiap lods awalnya 2 x 3 meter, yang kemudian berubah menjadi 1,5 x 2 meter saja.
”Kami merasa dibohongi. Kami kecewa. Dengan ukuran 1,5 x 2 meter kami rasa sangat kecil dan tidak layak. Kecuali kalau mereka bisa tambah menjadi 2 x 2 meter luasnya,” teriak Hj Tasa’, salah seorang pedagang pasar yang ikut demo.
Dalam orasinya, pedagang juga meneriakkan agar Kadis Perindag Gowa, Taufik Mursad dipecat dari jabatannya. Karena dinilai tidak trasnparan mengelola pembangunan pasar Sentral Sungguminasa pasca-terbakar ludes dua tahun lalu.
Kabid Perdagangan Disperindag Gowa, Muh Rais yang dikonfirnasi seputar tuntutan pedagang tersebut mengatakan, luas atau ukuran setiap lods dan kios yang berjumlah 830 unit itu yang kini tengah dibangun, sudah sesuai perencanaan dan diketahui Kementerian Perdagangan melalui juknis dan konsultasi. Dikatakan Rais, untuk ukuran lods 1,5 x 2 meter, sedangkan ukuran kios 2 x 3 meter.
”Saya rasa, tuntutan pedagang itu keliru. Lods telah selesai kita bangun. Luasnya juga sudah sesuai juknis yang diketahui Kementerian Perdagangan. Sehingga kami merasa tidak menyalahi apa yang telah kami lakukan,” kata Rais. (sar/mir)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top