Dua Pengusaha Ditahan Kejari – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Dua Pengusaha Ditahan Kejari

LUTIM, BKM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur menahan dua orang pengusaha usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) pada dinas Pendidikan Kebudayaan, Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora) Luwu Timur tahun anggaran 2014 lalu, Jumat (9/12)

Kedua tersangka yakni Direktur CV Bahama AA dan Direktur CV Mutiara Insani dengan inisial IA. Keduanya telah terbukti melawan hukum sehingga ditetapkan menjadi tersangka hingga ditahan.
Kepala Seksi Intelejen Kejari Luwu Timur, Dewa Ngakan Putu Andi Asmara yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (9/12) mengatakan, kasus dugaan korupsi pengadaan TIK tahun 2014 lalu sudah dalam tahap penuntutan.
Menurutnya, dua Direktur yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik hari ini (Jum’at red) akan dilimpahkan kepengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar. “Tersangka kita tahan untuk mempermudah persidangan,” ungkap Dewa.
Selain itu, di hari anti korupi se dunia ini, Kejari Luwu Timur juga telah merilis sejumlah kasus dugaan korupsi baik dalam tahap penyelidikan maupun penyidikan yang saat ini telah ditangani ditahun 2016.
Dewa Ngakan menjelaskan, kasus dugaan korupsi yang masuk dalam tahap penyelidikan seperti kasus pupuk dan Anggaran Dana Desa (ADD) Kawata, kecamatan Wasuponda. Sementara tahap penyidikan seperti, P2MP desa Margolembo dan Penerangan Lampu Jalan Umum (PLJU).
“Tahun 2016, penyelidikan ada dua kasus seperti, kasus pupuk dan kasus ADD desa Kawata. Untuk tahap penyidikan, juga ada dua seperti, kasus P2MP Margolembo dan PLJU dinas Pertambangan,” ungkap Dewa. (alp/A)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top