Awas, PSK “Serbu” Makassar – Berita Kota Makassar
Metro

Awas, PSK “Serbu” Makassar

MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar intensif mengawasi kedatangan Pekerja Seks Komersial (PSK) dari provinsi lain yang akan menyerbu Kota Makassar menjelang malam pergantian tahun.

“Kami intensif persempit gerak para PSK, salah satunya dengan melakukan razia di sejumlah hotel dan penginapan di wilayah Kota Makassar,” kata Kepala Dinsos Makassar, Mukhtar Tahir, Jumat (9/12).
Bukan hanya tempat penginapan jenis hotel, wisma ataupun kost, jelas Mukhtar, razia juga dilakukan di tempat pijat yang terindikasi kerap digunakan sebagai tempat prostitusi. “Kita akan menggandeng Satpol PP Makassar bersama pihak Kepolisian menjalankan operasi bersih jelang malam pergantian tahun,” tegas Mukhtar.
Apalagi, tambah mantan Kabag Humas Pemkot Makassar itu, seluruh persiapan operasi bersih jelang perayaan malam pergantian tahun telah rampung, termasuk memetakan tempat-tempat yang terindikasi sebagai tempat prostitusi dan transaksi PSK online.
“Selain menyasar pasangan di luar nikah yang melakukan maksiat, operasi juga menyasar tempat penginapan yang melakukan aktifitas transaksi PKS secara online,” ucap Mukhtar Tahir.
Dia menambahkan, masyarakat yang terjaring dalam razia operasi bersih jelang pergantian tahun baru, dibawa ke Kantor Dinsos Makassar untuk didata dan diberikan pembinaan dengan memanggil orang tua masing-masing. Sedangkan tempat penginapan yang terbukti melakukan aktifitas transaksi PSK direkomendasikan kepada SKPD terkait untuk segera ditindak lanjuti dilakukan penutupan.
Terpisah, Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM) Zulkarnaen Ali Naru memastikan seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) di Makassar khususnya di Jalan Nusantara jauh dari prostitusi dan tidak menyediakan PSK untuk melayani pengunjung. “Saya sudah tekankan kepada seluruh pengusaha THM untuk mendata seluruh pegawainya dan tidak menyediakan pelayanan PSK. Karena kalau itu terjadi saya pasti laporkan dan bisa THM mereka bisa ditutup,” singkatnya.
Dewan Syuroh FPI Sulsel, Abu Thoriq juga menegaskan, jelang perayaan malam pergantian tahun, FPI akan memantau aktivitas masyarakat baik di tempat penginapan maupun di tempat hiburan agar terhindar dari perbuatan yang berujung pada kemaksiatan.
Menurutnya, merayakan malam pergantian dapat dilakukan dengan hal-hal baik agar terhindar dari perbuatan yang tidak pantas dan dapat merusak diri. “Silaturahmi pasti akan kita lakukan, dan memesan kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama khususnya maksiat,” tuturnya.(arf)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top