Headline

900 Gram Sabu Gagal Beredar di Malam Tahun Baru

BKM/JULDAM SABU-Kapolda Sulsel, Irjen Pol Anton Charliyan didampingi Kapolres Pelabuhan, AKBP Said Anna Fauza dan Kapolsek Soekarno-Hatta, AKP Anita merilis pengungkapan kasus narkoba di Aula Polres Pelabuhan, Jumat (9/12).

MAKASSAR, BKM — Malam pergantian tahun tidak lama lagi. Berbagai persiapan telah dilakukan menyambutnya. Tak terkecuali bagi para pengedar narkoba.
Sebanyak 900 gram sabu berusaha diloloskan masuk Makassar. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan personel Kawasan Polsek Soekarno-Hatta dan Polres Pelabuhan.
Pengungkapan kasus ini berlangsung dalam operasi cipta kondisi (cipkon) di area Pelabuhan Soekarno-Hatta, Kamis (8/12). Operasi cipkon berlangsung pukul 10.00 Wita hingga 11.30 Wita. Saat itu KM Bukit Siguntang yang berlayar dari Tarakan, tengah berlabuh.
Penggeledahan langsung dilakukan. Kapolsek Soekarno-Hatta, AKP Anita berhasil menemukan seorang penumpang kapal berinisial RS (32). Warga Jalan Anggrek, Kelurahan Anjar, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Timur itu membawa sebuah tas. Di dalamnya berisi dua bungkus makanan ringan anak-anak. Setelah tas diperiksa, didapati dua bal sabu seberat 900 gram.
Tidak lama kemudian, seorang rekannya berinisial J juga dibekuk. Ia sementara menunggu di pintu dua transit Pelabuhan Soeta.
RS dan J diperiksa intensif. Ia menyebut dua nama anggota jaringannya. Masing-masing LJ dan H. Mereka akhirnya ditangkap di depan pabrik terigu Jalan Nusantara Baru.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Anton Charliyan merilis hasil pengungkapan kasus ini di Mapolres Pelabuhan usai salat Jumat, kemarin. Menurut Kapolda, keempat orang yang diamankan merupakan satu jaringan.
”Dalam melakukan aksinya, mereka biasa membawa narkoba menggunakan pesawat dari Tarakan ke bandara Sultan Hasanuddin. Dari keterangan tersangka, barang ini milik lelaki K di Tarakan. Ia dinyatakan buron,” terang Anton sambil memperlihatkan sejumlah barang bukti yang diamankan. Ia didampingi Kapolres Pelabuhan, AKBP Said Anna Fauza dan Kapolsek Soeta, AKP Anita.
Lebih jauh dijelaskan Kapolda, barang haram tersebut dibawa dari Cina melalui Malaysia. Kemudian ke Jakarta. Selanjutnya ke Tarakan lalu dibawa ke Makassar.
Menyusul pengakuan tersangka, Kapolda menegaskan akan memperketat dan melakukan pengawasan ekstra di dua pintu masuk narkoba. Yakni pelabuhan laut dan bandara. Termasuk pelabuhan yang ada di Parepare, Sidrap, Bone dan Soekarno-Hatta.
Kapolres Pelabuhan, AKBP Said Anna Fauza menambahkan, pihaknya akan mengawasi penumpang kapal yang turun. Begitu pula yang transit.
Selain 900 gram sabu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainnya. Diantaranya uang dan alat isap. Saat ini penyidik Polsek Soeta masih mengembangkan keetrangan tersangka, diback up Satnarkoba Polres Pelabuhan. (jul/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top