Headline

Tiga Tewas Misterius di Sawah, Dua Suami Istri

LUTIM, BKM — Pagi di Desa Karambua, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Rabu (7/12). Jarum jam menunjuk angka pukul 07.45 Wita. Warga setempat sudah ramai. Mereka menuju ke tengah areal persawahan.
Di situ tergeletak tiga sosok manusia. Dua laki-laki dan satu perempuan. Kondisinya sudah tak bernyawa. Dari tiga orang itu, dua diantaranya pasangan suami istri (pasutri).
Pasutri itu adalah I Dewa Ketut Ardana (49) dan Ni Nyoman Sari (42). Keduanya warga Desa Karambua. Sementara satu korban lainnya, yakni Herianto Nari (13). Warga Desa Rinjani. Penyebab kematian ketiganya masih misterius.
Kakak kandung korban I Dewa Ketut Ardhana, Dewa Gede Rakha Budiarsa menceritakan ikhwal kejadian yang menimpa adiknya. Bermula pada Selasa (6/12). Ni Nyoman Sari dan suaminya tidak pulang ke rumah dari persawahan. Dewa Gede Rakha kemudian berinisiatif mencari sang adik.
Salah satu sasaran pencariannya adalah di areal persawahan. Benar saja. Sesampainya di sawah, ia langsung menemukan sesosok mayat. Korban diketahui bernama Herianto Nari. Tubuhnya tergeletak di samping pondok pengairan sawah.
Setelah didekati, ditemukan satu lagi mayat di sampingnya. Dia I Dewa Ketut Ardhana.
Sementara istri Ketut Ardhana, Ni Nyoman Sari juga berhasil ditemukan. Jasadnya tersangkut di semak-semak pengairan. ”Mungkin hanyut, karena arus pengairan yang deras,” ujar Dewa Gede Rakha, kemarin.
Kapolsek Wotu, AKP Jamal Ansar yang dikonfirmasi, kemarin membenarkan adanya penemuan tiga mayat di areal persawahan Desa Karambua.
Menurutnya, tim identifikasi dari Polres Luwu Timur sudah berada di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mereka melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab korban meninggal dunia.
“Perkiraan sementara korban terkena petir. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh mereka,” terangnya.
Dijelaskan Kapolsek, pada hari Selasa (6/12) pukul 08.00 Wita, I Dewa Ketut Ardana bersama istrinya berangkat ke sawah untuk mengembala bebek. Kala itu, korban lainnya, Herianto Nari juga turut membantu pasutri ini.
Namun, ketiganya tak kunjung pulang sejak kepergiannya. Pagi keesokan harinya, kakak korban mencoba mencari keberadaan adiknya di persawahaan. Saat itulah korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.
”Awalnya dua korban yang dievakuasi ke rumah duka. Setelah itu diketahui kalau istri I Dewa Ketut Ardana juga bersama mereka. Selanjutnya dilakukan pencarian disekitar TKP. Sekitar 200 meter dari arah hilir ditemukan mayat Ni Nyoman Sari. Tersangkut di semak-semak pengairan. Diperkirakan hanyut karena arus pengairan yang deras,” terang AKP Jamal. (alp/rus/b)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top