Sulselbar

Rampok Sadis Penjual Emas, Terkapar Diterjang Timah Panas Polisi

PASANGKAYU, BKM — Pasca-diringkusnya dua pelaku rampok emas, di Kecamatan Bambalamotu beberapa waktu lalu, pihak Polres Mamuju Utara (Matra) terus bergerak mencari informasi menganai keberadaan dua pelaku rampok lainnya yang berhasil meloloskan diri. Upaya itu tidak sia-sia. Jumat pekan lalu, Polres Matra mendapat informasi mengenai keberadaan salah seorang pelaku dari dua pelaku yang kabur tersebut.
Tim buser Polres Matra pun bergerak menangkap pelaku yang diketahui sedang berada di rumah temannya di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulteng. Pada Jumat dini hari, operasi penangkapanpun dilakukan. Namun kehadiran tim buser Polres Matra tampaknya diketahui pelaku, Ia pun berusaha melawan. Tim buser tak mau kalah cepat dan kehilangan buruannya. Timah panas dimuntahkan dan berhasil mengenai betis sebelah kiri pelaku.
Seketika, pelaku tumbang dan tak bisa berdaya lagi. Ia akhirnya berhasil diringkus, dengan sejumlah barang bukti hasil kejahatannya di Bambalamotu. Diketahui pelaku bernama Jumadin alias Iwan. Usai diringkus ia segera dibawa ke RSUD Matra untuk mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang di betisnya. Setelah itu ia kemudian digelandang ke kantor Polsek Pasangkayu untuk diinterogasi.
Dari tangan pelaku, tim buser berhasil menyita uang sebesar Rp1.500.000 serta beberapa jenis perhiasan emas yang diduga milik korban rampoknya, yakni Ahmad. Sementra sisa hasil kejehatan mereka diduga masih dibawa kabur satu orang pelaku lainnya. Kapolres Matra, AKBP Yanuar Widiyanto, menerangkan, pelaku yang satu ini memang merupakan residivis.
Ia kerap kali menjalankan aksi serupa di beberapa kabupaten lain. Ia bahkan tergolong perampok sadis karena tidak segan-segan melukai korbannya. ”Setelah mendapat informasi mengenai keberadaan pelaku, saya langsung perintahkan tim untuk melakukan pengecekan dan penangkapan. Akhirnya, satu pelaku lagi berhasil kami ringkus. Sementara satu orang pelaku lainnya, saat ini kami masih terus melakukan pengejaran dengan mengumpulkan informasi mengenai keberadaannya,” terang AKBP Yanuar Widiyanto. (ala/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top