Sulselbar

PT Telkomsel Diam- Diam Berikan Kompensasi

LUTIM, BKM — Warga Desa Matompi, Kecamatan Towuti, Luwu Timur melalui jaringan Komunikasi Masyarakat Lingkar Tambang Indonesia (JKM-LTI) terus menyoroti keberadaan tower PT Telkomsel.
Soalnya, keberadaan Tower di wilayah ini dinilai warga sangat meresahkan. Hanya saja, pihak PT telkomsel secara diam-diam mendatangi warga setempat dan memberikan kompensasi berupa barang elektronik.
Ketua Umum JKM-LTI, Hamrullah mengakui pihak Telkomsel telah mendatangi warga dengan cara diam-diam. Kedatangannya dalam rangka memberikan ganti rugi berupa barang elektronik kepada delapan orang warga setempat.
“Karena ketahuan banyak melakukan pelanggaran, Telkomsel diam-diam datang perbaiki kekurangan standar tower, membagikan alat elektronik kepada masyarakat padahal yang urgen permasalahan adalah petir dan rasa resah dan ketakutan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pembangunan menara, wajib memiliki Izin Mendirikan Bangunan Menara (IMB-M). Permohonan IMB-M diajukan oleh penyedia menara kepada Bupati atau Wali Kota, dan terkecuali untuk Propinsi daerah khusus ibukota Jakarta, permohonan IMB-M diajukan kepada Gubernur.
“Menara wajib dilengkapi dengan sarana pendukung, salah satunya adalah penangkal petir. Selain itu, terdapat pula suatu pengaturan mengenai spesifikasi struktur Menara, yaitu spesifikasi struktur menara harus dibuat berdasarkan SNI,” ungkapnya.
Oleh karena itu, kata Hamrullah, apabila terdapat kegagalan bangunan atas Menara, maka pemilik dan penyedia jasa konstruksi yang bertanggung jawab terhadap peristiwa kegagalan tersebut.
“Warga diberikan barang elektronik seperti kipas angin, Televisi dan beberapa elektronik lainnya tanpa di ketahui oleh perwakilan masyarakat dusun Lantewa, desa Matompi. Hanya saja, warga tidak menerima karena tidak sesuai pemberian dengan barang milik warga yang rusak,” ungkapnya. (alp/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top