Berita Kota Makassar | Penghina Kapolres Divonis 1 Tahun Penjara
Sulselbar

Penghina Kapolres Divonis 1 Tahun Penjara

SIDRAP, BKM — Terdakwa kasus pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap Kapolres Sidrap Jumaezar alias Mezar bin Ahmad Lusi divonis bersalah selama setahun.
Dalam amar putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sidrap yang diketuai Muh Bintang SH, bersama anggotanya Andi Maulana, SH dan Hj Nurafiah, SH, Maezar terbukti bersalah atas kasus ‘Hate Speech’ atau menebar kebencian terhadap institusi Polri di Sosial Media (Sosmed) Facebook termasuk juga menyerang dan menghina pribadi Kapolres Sidrap.
Hukuman satu penjara ini lebih ringan dari tuntutan JPU yang mendakwa putra bos Yayasan Ummul Khair Ahmad Lusi selama 2 tahun penjara.
Kejari Sidrap melalui Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) Muh Idil SH, Senin (5/12) mengatakan alasan majelis hakim menghukum terdakwa 1 tahun karena perbuatan terdakwa sudah dimaafkan oleh Kapolres AKBP Anggi Naulifar Siregar.
“Juga Maezar tidak pernah dihukum sebelumnya dan sopan selama persidangan, dan mengakui semua perbuatannya,” kata Idil dikantornya, kemarin.
JPU Abdullah Zubair menambahkan Majelis Hakim membuktikan dakwaan pasal 182 ayat (1) KHUP jo 27 ayat (3) jo pasal 45 ayat (1) UU RI No. 11 Tahun 2008.
“Perbuatan terdakwa membuat akses ITE yang bermuatan penghinaan dan penyebaran kebencian ‘Hate Speech’ di sosmed Facebook,”katanya.
Kapolres Sidrap AKBP Anggi Naulifar Siregar mengaku puas atas hukuman diberikan kepada terdakwa Maezar. Setidaknya, kata Anggi, pelaku penghina institusi negara bisa dihukum penjara.
“Yang sudah, sudalah. Proses hukum sudah berjalan dengan baik. Yang penting intinya, semua ini pelajaran bagi masyarakat luas agar jangan sekali-kali pernah menghina lembaga milik negara seperti Polres Sidrap,” imbuhnya. (ady/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top