Nurdin-Agus Kompak Indonesia Vs Vietnam 1-1 – Berita Kota Makassar
Headline

Nurdin-Agus Kompak Indonesia Vs Vietnam 1-1

MAKASSAR, BKM — Tim nasional (Timnas) Indonesia akan menghadapi Vietnam, Rabu malam (7/12) ini. Keduanya bersua pada leg kedua piala AFF. Vietnam menjadi tuan rumah.
Sebelumnya, pada leg pertama, Sabtu malam (3/12), timnas Indonesia berhasil mengalahkan tamunya dengan skor 2-1. Ini menjadi modal berarti bagi timnas kala bertandang ke Vietnam.
Mantan Ketua Umum PSSI, HAM Nurdin Halid optimistis timnas akan merebut poin di kandang lawan. Ia menyebut, sudah ada gambaran bila timnas memiliki pola dan kekuatan di atas rata-rata pemain Vietnam.
Dari sejumlah pertandingan uji coba atau persahabatan yang digelar sebelumnya, Indonesia pernah menang 2-0. Kemudian terakhir 2-1.
“Kita punya modal dalam sejumlah pertandingan. Jadi, kita optimistis bisa merebut poin,” ujar Nurdin usai menghadiri pertemuan dengan ketua dan anggota Fraksi Golkar DPRD Sulsel di Makassar, Selasa (6/12).
Politisi Golkar yang juga pernah menjadi manajer PSM hingga merebut juara pada Liga Indonesia ini, yakin timnas mendapat satu poin jika hasil akhirnya imbang, yakni 1-1.
“Paling tidak hasil imbang. Ramalan saya berakhir dengan skor 1-1,” sebut Ketua Golkar Sulsel ini.
Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang juga mengapresiasi kemenangan timnas pada leg pertama semifinal AFF. Sebab mampu mengalahkan rival beratnya itu, meski dengan skor tipis 2-1.
Dari hasil pertandingan leg pertama, ada sejumlah poin yang menjadi catatan Agus. Orang nomor dua di Sulsel itu mengatakan sebaiknya timnas tidak mengikuti pola permainan Vietnam.
“Kemarin waktu saya nonton laga Indonesia-Vietnam di Bone, tempo permainan yang disuguhkan Indonesia sangat tinggi. Ikut pola Vietnam,” terangnya.
Dia melihat, fisik pemain Vietnam lebih siap. Timnas harus menyiasati permainan dengan pola sendiri.
“Minimalkan operan-operan panjang dari kaki ke kaki. Jangan mau bawa bola. Kewalahan nanti,” ungkap Agus.
Dia berharap pada laga tandang nanti, Indonesia bisa memenangkan pertandingan. Minimal bisa seri agar timnas mampu melaju ke final. Prediksi skor berdasarkan perkiraan Agus adalah 1-1 atau 2-1 untuk kemenangan Indonesia.
“Kita berharap Indonesia bisa menang. Draw saja disana, Alhamdulillah,” pungkasnya.
Pemerhati sepakbola nasional di Makassar, Arifuddin Usman meminta agar skuad Garuda Muda ekstra hati-hati saat kontra Vietnam malam nanti. Utamanya terhadap ujung tombak tim lawan, Le Cong Vinh.
Menurut Arifuddin, tuan rumah akan tampil all out guna mengejar ketertinggalan 2-1 saat bermain di Stadion Pakansari, Jawa Barat pekan lalu. Bahkan hasil akhir akan mudah ditebak. Laga ini akan berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Vietnam.
”Kelihatannya Indonesia berat untuk lolos, mengingat tuan rumah menang segala-galanya,” ujarnya, kemarin.
Belum lagi di semua lini, penampilan tuan rumah bakal jauh lebih baik. Berbeda saat tampil di Bandung, kondisi lapangan sangat tidak mendukung sehingga mereka tampil di bawah form.
”Hanya keajaiban yang bisa membuat Indonesia bisa lolos,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan mantan Kapten PSM, Sumirlan. Direktur Teknik PSM mengakui ujung tombak Vietnam yang berbahaya, Le Cong Vinh bersama dengan Nguyen Van Quyet. Keduanya mampu membentuk kerja sama yang serasi.
Le Cong Vinh sendiri sementara ini sudah berhasil menyumbangkan dua gol bagi negaranya di pentas Piala AFF 2016. Jumlah itu memang tak seberapa. Apalagi dia juga tak banyak berkutik di leg pertama lalu.
Meski demikian, Sumirlan meminta semua pemain timnas, khususnya di lini belakang agar ekstra waspada kepadanya. “Le Chong Vinh striker berpengalaman dan sangat berbahaya. Mereka harus kerja keras untuk meredamnya,” ujarnya.
Di Vietnam nanti, skuat Indonesia akan diperhadapkan pada hambatan non teknis yang bisa berdampak cukup besar, yakni cuaca. Di Hanoi, suhu udaranya lebih dingin ketimbang kota-kota di Indonesia yang rata-rata berkisar 30 derajat Celsius.
Di sana, tambah Sumirlan, udara dingin bisa mencapai 20 derajat Celsius. Akan tetapi, dia yakin Ferdinan Sinaga dkk tak merasa udara di Hanoi terlalu dingin.
Jenderal Lapangan Gabungan Suporter Makassar (GSM), Bismar mengaku peluang Indonesia melaju ke babak final terbuka lebar jika mampu memaksakan hasil imbang berapa pun skornya. Kalaupun kalah dengan skor 2-1, 3-2, atau 4-3, Boaz Salossa dkk tetap bisa melaju ke partai puncak. ”Intinya jangan sampai kalah 1-0 atau 2-0,” tukas Bismar.
Pengamat sepakbola, Mirdan Mirding menyebut, Indonesia punya peluang lebih besar dibanding Vietnam. Hanya saja, anak asuh Alfred Riedl patut waspada pada serangan balik cepat lawan.
”Mereka (Vietnam) memiliki rata-rata kecepatan di atas pemain kita. Tetapi secara skill individu Indonesia lebih unggul. Hanya saja, pertahanan Indonesia lebih labil. Ditambah dengan pemain ke 13, supporter tuang rumah,” terang Mirdin, kemarin.
Dari segi gol tandang, menurut Mirdin, Vietnam punya modal bagus. Karena itu, Indonesia harus pula mencetak gol tandang. ”Indonesia bisa unggul tipis 2-1 atas Vietnam,” kuncinya. (arf-rhm-ila/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top