Headline

Nikmati Aneka Menu Seolah Berada di Rumah

BKM/RAHMAWATI AMRI PRASMANAN-Pemilik warung Prasmanan Hari-hari, Faisal Sinaga memperlihatkan menu makanan yang ada di tempat usahanya.

HIDUP di kota metropolitan seperti Makassar cukup sibuk. Warganya dijubeli dengan berbagai aktivitas. Di balik itu semua, ada pula banyak kemudahan yang ditawarkan.

Laporan: Rahmawati Amri

BAGI para pekerja atau karyawan, hidup yang lebih mudah dan fleksibel menjadi sebuah keinginan. Sebab, mereka tidak punya banyak waktu mengurus beberapa pekerjaan rumah tangga. Salah satunya dalam menyiapkan makanan yang akan disantap.
Berbagai warung, rumah makan, hingga restoran bermunculan. Menawarkan aneka menu. Tergantung isi kocek dan selera masing-masing.
Dengan konsep dan menu variatif, konsumen tinggal memilih makanan apa yang akan disantap. Untuk orang-orang kantoran, tentu banyak alternatif tempat makan yang bisa dikunjungi.
Seiring semakin tingginya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, mengonsumsi makanan rendah lemak, kolesterol dan pemicu penyakit lainnya menjadi solusinya. Banyak orang yang kemudian mulai menyeleksi makanan yang dikonsumsi dengan menghindari fast food, makanan instan dan berlemak.
Alternatif yang cukup aman adalah dengan menyantap makanan ‘rumahan’. Seperti yang ditawarkan Rumah Makan Prasmanan Hari-hari Mappanyukki. Rumah makan yang cukup sederhana ini terletak di salah satu gang bilangan Jalan Mappanyukki. Pengunjungnya selalu ramai.
Apalagi saat jam makan siang. Letaknya cukup strategis, karena dekat dengan beberapa kantor perbankan dan perusahaan swasta. Rumah makan ini ramai dikunjungi bahkan oleh para eksekutif muda yang rindu makanan rumahan. Dengan pakaian rapi, malah ada yang berdasi khas pekerja kantoran, mereka rela antre hingga ada kursi kosong.
Salah satunya ada Ivan. Karyawan salah satu bank di bilangan Jalan Ratulangi itu menjadi salah satu langganan tetap rumah makan tersebut. Ivan mengatakan, ada banyak alasan sehingga dia doyan melewatkan makan siang di RM Prasmanan asuhan Faisal Sinaga tersebut.
Pertama, jarak dari kantornya cukup dekat. Dia bisa berjalan santai ke sana tanpa membutuhkan kendaraan. Kemudian, menu makanannya sangat variatif. Sserasa berada di rumah dan menyantap masakan ibu sendiri.
Selain itu, harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Dan yang utama, rumah makan itu bersih dengan menu-menu yang ditawarkan selalu menggugah selera.
“Dijamin menyehatkan dan menyenangkan. Karena menu yang ada dijamin tidak banyak lemak, ” ungkap Ivan saat antre mengambil makanan.
Ivan mengaku bisa memilih jenis makanan yang diinginkan. Mulai dari ikan goreng. Ikan masak kuning yang populer disebut pallumara. Tumis kangkung. Ikan kering, sop kepala ikan, tempe, perkedel, dan masih banyak lagi.
Lelaki berperawakan tegap itu mengaku tidak pernah merasa bosan makan di tempat ini. Karena setiap hari bisa berganti-ganti menu sesuai selera.
Dia juga bisa makan sesukanya dengan harga tetap. Satu porsi makanan dengan menu suka-suka, harganya tetap Rp18 ribu.
Pengelola dan pemilik warung makan Prasmanan Hari-hari, Faisal Sinaga membenarkan, apapun yang dimakan, per porsi harga tetap Rp18 ribu.
Menurut lelaki bergelar sarjana hukum itu, warung miliknya memang dikonsep untuk tempat makanan bagi karyawan yang banyak berkantor di sekitaran Andi Mappanyukki. Warung yang berdiri sejak 2004 itu awalnya hanya warung kecil-kecilan. Namun karena dikemas dan dikelola baik, sehingga dari mulut ke mulut warung itu menjadi cukup terkenal.
Ada beberapa faktor yang menjadi perhatian Faisal. Diantaranya menu variatif dan menyehatkan, harga terjangkau, suasana yang menyenangkan serta bersih.
Tidak hanya makan di tempat. Banyak juga konsumen yang memilih membungkus lauk untuk dibawa pulang ke rumah. Warung itu buka dari pagi hingga petang, Senin sampai Sabtu sesuai jadwal kerja orang kantoran. Tentu saja hari libur warung itu akan tutup. (*/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top