Metro

Kopel Kembali Tantang BK Rilis Dewan Malas

MAKASSAR, BKM– Setiap akhir tahun, Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Sulsel menantang Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Makassar untuk segera merilis nama-nama legislator yang memiliki catatan hitam sepanjang tahun ini, seperti malas berkantor dan malas ikuti rapat.
Ketua Devisi Advokasi dan Pendampingan Masyarakat Sipil Kopel Sulsel, Musaddak, menilai sebagai salah satu bagian kelengkapan di DPRD Makassar, BK dianggap tidak menjalankan fungsinya di DPRD bahkan terkesan tidak bertaji menindaki anggota dewan yang tidak disiplin.
“Sepanjang tahun ini BK belum pernah merilis nama-nama oknum dewan yang malas mengikuti rapat. Padahal ada beberapa oknum dewan malas sesuai pantauan Kopel,” kata Musaddak, Selasa (6/12).
Musaddak menambahkan, Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang Tata Tertib Dewan, dimana didalamnya mengatur soal kewajiban dewan menghadiri setiap agenda rapat, termasuk sanksi bagi oknum anggota dewan yang tidak menghadiri rapat sebanyak enam kali berturut-turut.
“Perda ini lemah, sebab banyak dewan yang menghindari sanksi setelah lima kali berturut-turut tidak hadir, rapat selanjutnya pasti diupayakan hadir. Setelah itu, rapat selanjutnya tidak lagi dihadiri,”kata Dadang sapaan akrab Musaddak.
Olehnya itu, Dadang meminta BK agar merilies nama-nama oknum anggota dewan yang malas masuk kantor dan malas mengikuti rapat kedewanan sepanjang tahun ini.”Kami berharap nama-nama tersebut sudah ada. Untuk membuktikan bahwa BK ini bekerja,” ujarnya.
Apalagi, pada sidang paripurna lalu dua legislator dari Fraksi Demokrat tidak mematuhi tata tertib (tatib) saat menghadiri rapat sidang paripurna, Susunan Halim dan Basdir mengenakan celana jeans.”BK terkesan takut membeberkan nama-nama oknum legislator malas, padahal tugasnya adalah memberikan teguran jika salah satu anggota dewan tersebut lalai menjalankan amanah rakyat,” tegas Musaddak.
Dikonfirmasi terpisah Ketua BK DPRD Makassar, Agung Wirawan yang sedang melaksanakan kunker berjanji bakal merilis nama-nama legislator yang malas berkantor utamanya presentase dewan dalam mengadiri rapat.
“Lagi kunjungan dek nanti setelah balik kita akan rapatkan, Kita janji akhir tahun ini nama-namanya sudah ada,” singkatnya.
Anggota Komisi D DPRD Makassar ini juga menyatakan, dewan masih mempunyai agenda-agenda lain seperti masuk sebagai anggota pansus, kerja komisi dan kunker sehingga membuat BK belum memiliki waktu untuk merapatkn secara internal.
Bila dari hasil evaluasi BK menunjukkan ada dewan yang tidak mematuhi tata tertib kedewanan, langkah selanjutnya yang akan ditempuh BK adalah memanggil legislator bersangkutan. “BK pasti akan memanggil pihak bersangkutan, jika memang secara faktual ada tatib yang dilanggar, kita akan berikan sanksi sebagaimana yang telah diatur,” tutupnya.(ita)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top