Gojentakmapan

Camat Belum Bisa Jadi Kadis

IST PENGARAHAN -- Para pejabat Pemkab Gowa mendengarkan pengarahan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan sebelum menjalani tes perdana untuk lelang jabatan.

GOWA, BKM — Puluhan pejabat tinggi pratama dan pejabat administrator lingkup Pemkab Gowa menjalani tes tahapan lelang jabatan yang mulai dilakukan Pemkab Gowa. Tes ini dalam rangka pengisian struktur kelembagaan pemerintahan di Gowa mulai tahun 2017 mendatang. Rencananya, pengisian struktur kelembagaan tersebut akan mulai diisi pada Januari mendatang.
Sehingga Pemkab merasa sudah waktunya melakukan tahapan pengisian jabatan tersebut. Sejak Selasa (6/12) kemarin, tahapan awal berupa tes antara lain tes psikologi telah berlangsung di lantai 2 Menara Phinisi UNM (Fakultas Psikologi) yang merupakan institusi akademik yang dikerjasamai Pemkab Gowa.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan turut hadir menyaksikan proses penilaian dari rangkaian tes yang dilakukan sejumlah pakar dan guru besar di UNM. Tahapan lelang jabatan yang digawangi Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Gowa ini diawali dengan pelaksanaan assasment yang diikuti 73 pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator dan sejumlah camat lainnya di Gowa.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan di sela kesempatan prates dilakukan, menjelaskan, assasment ini sangat penting dilakukan. ”Penilaian yang dilakukan pejabat hari ini untuk mengetahui kemampuan dan potensi yang dimiliki pejabat. Setelah adanya assasment maka akan memberikan jawaban sekaligus sebagai referensi jabatan apa yang tepat dan sesuai untuk menempatkan seseorang di jabatannya,” kata Adnan.
Dikatakan Adnan, referensi yang nantinya dikeluarkan Fakultas Psikologi UNM ini menjadi landasan pihaknya untuk melakukan pergeseran jabatan sesuai PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Dalam penilaian ini juga diikuti camat yang sudah menjabat di atas empat tahun. Namun Adnan mengingatkan para camat bahwa keikutsertaan mereka dalam prosesi tes ini bukan berarti camat berkesempatan bisa mendaftarkan diri untuk jadi kepala dinas, kantor maupun badan.
”Jabatan camat itu memiliki jenjang karier tersendiri. Bagi camat yang ikut jika sudah di atas empat tahun boleh lelang jabatan. Namun jangan berpikir langsung jadi Kadis. Karena Pemkab Gowa memiliki jenjang karier tersendiri bagi camat. Kenapa camat diikutkan dalam proses assasment ini, karena untuk mengantisipasi tahun depan ada empat pejabat yang akan pensiun. Begitupun tahun 2018 ada lima orang yang akan pensiun,” tegas bupati.
Bupati Gowa juga menjelaskan dalam aturannya dia hanya diberi kesempatan melakukan dua kali proses lelang jabatan. “Dalam aturan yang ada bupati cuma bisa melakukan lelang dua kali selama jabatan. Jika saya lakukan sekarang saya boleh melakukan dua tahun ke depan. Karena itu kita buat klasifikasi dan mengumpulkan semua pejabat dan camat yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti assasment yang tidak hanya untuk persiapan penerapan organisasi perangkat daerah terbaru namun juga untuk kebutuhan hingga dua tahun ke depan,” kata bupati didampingi Rektor UNM Prof Dr H Husain Syam MTp. (sar/mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top