Aniaya Tiga Petugas Bandara, Kadishub dan Staf Ditangkap – Berita Kota Makassar
Headline

Aniaya Tiga Petugas Bandara, Kadishub dan Staf Ditangkap

SELAYAR, BKM — Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Abdulrahman harus berurusan dengan polisi setempat. Ia bersama seorang stafnya, Andi Askar dilaporkan melakukan penganiayaan.
Korbannya adalah tiga orang petugas bagian Avsec (Aviation Security/Security Penerbangan) Bandar Udara (Bandara) Aroeppala. Masing-masing Safar (20), Lukman B (30) dan Khairul Ulya (20). Ketiganya berdomisili di Kompleks Bandara.
Peristiwa terjadi pada Minggu (4/12) sekitar pukul 09.50 Wita. Saat itu ketiga korban sedang melakanakan tugasnya berjaga di terminal pemberangkatan.
Kadishub Selayar terlihat masuk ke ruang chek in. Salah seorang petugas avsec, Khairul meminta tiket pas bandara. Tapi Abdulrahman tak bisa menunjukkannya.
Diapun kembali ke ruang VIP. Tapi tidak lama kemudian ia berjalan lagi menuju ke terminal pemberangkatan. Lagi-lagi ia tertahan dan dilarang oleh Khairul yang tengah melaksanakan tugas. Tiket pas bandara tak dimiliki.
Kali ini Abdulrahman tak bisa menahan emosinya. Ia langsung menarik kerah baju Khairul. Selanjutnya memukul kepala korban dengan menggunakan tangan satu kali.
Melihat rekannya dianiaya, rekan korban bernama Safar datang. Ia bermaksud melerai. Bukannya berhenti. Pelaku malah tambah beringas. Dengan emosi dia langsung menampar Safar pada bagian pipi. Kedua korban tak membalas.
Lukman, rekan kedua korban yang tidak jauh dari lokasi, juga datang. Tujuannya sama. Hendak melerai perkelahian.
Tak pelak, Lukman juga jadi sasaran pemukulan. Kali ini dilakukan oleh Andi Askar, sfat Kadishub. Korban mengalamai luka memar pada bagian belakang kepala dan wajah.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku mendapat informasi penganiayaan itu dari Polres Selayar.
”Kejadiannya di area chek in bandara. Pelaku adalah Kepala Dinas Perhubungan Selayar bersama sfatnya. Keduanya menganiaya tiga petugas Avsec Bandara Aroepala. Kasusnya masih dalam penanganan Polres Selayar,” terang Frans Barung, kemarin.
Dihubungi kemudian, Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Eddy Suryantha Tarigan mengiyakan konfirmasi dari Kabid Humas Polda. ”Kasusnya sementara ditangani. Keduanya sudah kami amankan dan masih dimintai keterangan,” ujarnya, kemarin.
Selain itu, polisi juga telah meminta keterangan dari ketiga korban. Saat kejadian, mereka mengaku tengah melaksanakan tugas sesuai SOP.
”Setiap bandara memiliki otoritas yang berlaku bagi semua penumpang. Setiap penumpang yang tidak memiliki pas bandara, dalam SOP tidak diperbolehkan untuk chek in,” jelas Eddy.
Terkait kemungkinan ditahan atau tidaknya kedua pelaku penganiyaan, Eddy Tarigan belum bisa memastikan. Tergantung keputusan penyidik setelah selesai memeriksa keduanya. Atas perbuatannya, keduanya dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top