Berita Kota Makassar | Mahyanto, Mizar dan Zulkarnain Lirik Golkar di Pilbup
Politik

Mahyanto, Mizar dan Zulkarnain Lirik Golkar di Pilbup

BERTARUNG--Ketua DPW Partai Nasdem bersama Wali Kota Palopo Judas Amir dalam sebuah kegiatan baru-baru ini. Judas kembali akan bertarung di Pilwali Palopo 2018 mendatang.

MAKASSAR, BKM–Sedikitnya tiga politisi Partai Golkar tetap melirik pelaksanaan Pemilihan bupati (Pilbup) Kabupaten Sinjai 2018 mendatang.
Ketiga politisi Partai Golkar tersebut masing-masing Mahyanto Mazda, Mizar Rahmatullah dan Andi Zulkarnain Z Latief.
Mahyanto Mazda sudah memiliki investasi politik dan sosial di Sinjai lantaran pernah maju sebagai calon bupati pada Pilbup 2013 lalu. Sementara itu, Mizar Rahmatullah merupakan putra Ketua harian Golkar Sulsel HM Roem serta mantan Bupati Sinjai dua periode. Adapun Zulkarnain Z Latif merupakan adik kandung mantan Wakil bupati yang juga Ketua DPD II Golkar Sinjai non aktif Andi Massalinri Latief. Zulkarnain juga pernah tercatat sebagai anggota DPRD Sulsel.
Tak ketiganya yang mengincar partai berlambang pohon beringin rindang, namun mantan calon bupati Seto Gadistha Asapa juga berpeluang mendapat rekomendasi Golkar. Hal tersebut karena mertua Seto merupakan ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar HAM Nurdin Halid yang kini menjadi Ketua Golkar Sulsel transisi.
Selain itu, Seto yang menjadi pemenang kedua di Pilbup Sinjai 2013 lalu serta merupakan putra politisi Partai Gerindra Andi Rudianto Asapa yang pernah menjabat Bupati Sinjai dua periode.
Untuk rekomendasi Golkar Seto disebut merupakan kuda hitam, lantaran memiliki banyak kelebihan dibanding kader Golkar itu sendiri.
Sebuah sumber menyebutkan bila Seto lebih berpeluang didorong sebagai cabup serta berpasangan dengan Mizar atau Mahyanto. Wakil ketua Koordinator Bidang DPD I Golkar Sulsel HA Kadir Halid mengapresiasi bila Seto berpasangan dengan Mizar atau Mahyanto. “Bagus juga, namun semuanya tergantung dari Pak Roem, Pak Nurdin dan pak Rudianto Asapa,”ujar Kadir yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel ini.
Direktur eksekutiv Indeks Politika Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir mengemukakan bila peluang Seto lebih besar mendapatkan rekomendasi Golkar dan Gerindra. “Hal itu karena hasil surveinya jauh lebih unggul dengan investasi politik dan sosial saat maju di Pilkada 2013 lalu,”ujar Suwadi, Jumat (2/11).
Menurut Suwadi, modal Seto sudah ada apalagi hasil surveinya masih saling kejar dengan petahana Sabirin M Yahya. “Selain itu, dimasa kepemimpinan Sabirin, masyarakat masih mengingat program Andi Rudianto Asapa seperti pendidikan dan kesehatan gratis yang kurang maksimal dimasa Sabirin menjadi bupati,”jelansya.
Adapun yang berpeluang mendampingi Seto yakni Mizar Rahmatullah sebagai paket muda yang masih disenangai masyarakat, tapi apakah Mizar siap maju sebagai 02 atau tidak,”Pungkasnya. (rif)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top