Kapolda Bonceng Pangdam Kawal Aksi – Berita Kota Makassar
Headline

Kapolda Bonceng Pangdam Kawal Aksi

ADA pemandangan unik pada aksi 212 di Makassar, kemarin. Dua petinggi dari dua angkatan berbeda melakukan hal yang tak biasa.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Anton Charliyan berkendara sepeda motor dengan Pangdam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bhakti. Mereka sepakat berboncengan. Yang membawa motor adalah Kapolda. Sementara Pangdam berada di belakang.
Motor yang digunakan adalah kendaraan dinas polisi jenis matic warna hitam. Di bagian depannya ada kombinasi merah dan kuning.
Kapolda mengenakan helm berwarna hitam. Sementara Pangdam memakai peci, juga warna hitam. Keduanya kompak bersendal jepit. Warnanya biru. Masing-masing berseragam polri dan TNI.
Kapolda membonceng Pangdam usai menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Markaz Al-Islami bersama massa FUIB. Selanjutnya berkeliling kota memantau sejumlah titik. Salah satunya Lapangan Karebosi yang menjadi pusat aksi 212.
Peserta aksi banyak yang menyaksikan keakraban keduanya. Mereka memberi penilaian positif. ”Bagusnya dilihat. Pak Kapolda bonceng Pangdam,” ujar seorang lelaki berkopiah hitam.
Kapolda dan Pangdam yang bersepeda motor berada di belakang barisan peserta aksi. Sementara Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Gatot Edy Pramono berbaur bersama massa.
”Saya bersama Kapolda mengawal pergerakan massa. Kami berdua harus naik motor, karena tidak bisa lewat. Kita juga ingin melihat bagaimana mereka membentuk tim pengamanan. Ternyata di tiap-tiap persimpangan ada pengamanan yang telah ditunjuk. Mereka membawa makanan dan minuman. Ini menunjukkan Islam memberikan kesejukan,” kata Pangdam.
Kapolda Irjen Pol Anton Charliyan, mengatakan sebagai pengamanan, pihaknya hadir dalam aksi super damai ini. ”Saya berkeliling dan melihat puluhan ribu orang berseragam putih. Semuanya berjalan damai,” tuturnya.
Setelah massa berkumpul di Lapangan Karebosi, keduanya ikut berorasi dari atas tribun. Pangdam masih tetap memakai peci hitamnya. Sedangkan Kapolda mengenakan songkok haji warna putih.
Usai salat Jumat di Al-Markaz, massa FUIB bergerak ke Lapangan Karebosi. Melewati Jalan Masjid Raya, kemudian berbelok kanan ke Jalan Bawakaraeng. Lajur sebelah kiri digunakan massa yang berjalan kaki. Lajur kanan diberikan kepada pengendara dari masyarakat umum untuk dilewati.
Di lokasi aksi, telah dipersiapkan yang dibutuhkan. Di podium terpasang karpet warna merah. Tak ada kursi yang disediakan. Ini sengaja dilakukan, karena unsur muspida Sulsel dan Makassar,
yang hadir hanya duduk bersila. Termasuk tokoh agama yang hadir.
Sementara di depan tribun, terpasang tiga tenda berukuran besar. Di bawah tenda inilah massa FUIB duduk mendengarkan orasi. Masing-masing oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bhakti. Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Charliyan. Termasuk tokoh agama menyampaikan tauziahnya. Laki-laki dan perempuan duduk bersila.
Aksi yang berlangsung aman dan damai ini diakhirnya pelaksanaan salat Ashar berjamaah. Selanjutnya, massa meninggalkan lokasi dengan tertib. Tentunya tetap di bawah pengawalan aparat keamanan yang telah disiagakan. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top