Metro

Pemkot Maksimalkan Kerja Tim Satgas Drainase

MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar terus mengoptimalkan pemeliharaan drainase di Kota Makassar. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir terjadinya genangan air di beberapa titik di Kota Makassar setiap musim penghujan.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meminta kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memperhatikan tugas-tugasnya dalam menangani permasalahan genangan air yang setiap tahun terjadi di Makassar.
“Makassar ini sudah baik ketimbang daerah-daerah lain yang kena banjir. Di Makassar hanya genangan dan itupun sudah hampir tidak terjadi lagi karena adanya Tim Satgas Drainase yang bekerja melakukan pemeliharaan drainase,” ucap Danny sapaan akrab wali kota, Kamis (1/12).
Dia berharap genangan air dibeberapa titik di Makassar setiap musim penghujan dapat teratasi dengan kehadiran para Tim Satgas Drainase.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Muh Ansar mengatakan, di tahun 2017, dirinya telah mengusulkan anggaran lebih dari Rp10 miliar yang difokuskan untuk kerja-kerja Tim Satuan Tugas (Satgas) Drainase dalam melakukan pemeliharaan drainase dengan mengangkat sedimen di beberapa titik di Kota Makassar setiap waktu.
“Di tahun 2017 kami juga fokus penganggaran untuk Tim Satgas Drainse dengan mengusulkan anggaran lebih dari Rp10 miliar di APBD 2017. Anggaran tersebut termasuk untuk honor Tim Satgas Drainase atau solar kendaraan,” katanya.
Menurut Ansar, dengan adanya Tim Satgas Drainase diharapkan genangan air di beberapa titik di Makassar yang rutin terjadi setiap tahun dapat diatasi. Karena genangan yang terjadi salah satu penyebabnya dinilai karena pengaliran air di dalam drainase tidak lancar akibat tingginya sedimen.
“Jadi tugas Tim Satgas drainase untuk mengangkat sedimen di dalam drainase yang dilakukan setiap waktu dibeberapa titik di Makassar,” pungkasnya.
Terpisah, Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar akan menyetujui penangan banjir di Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) sebesar Rp3 miliar dan Satgas drainase di Dianas Pekerjaan Umum sebesar Rp590 juta dengan 480 orang pekerja.
Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Mudzakkir Ali Djamil mengatakan pemerintah kota Makassar khususnya Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan pengungsian Bencana Daerah memperoleh dana penanggulangan bencana sekitar Rp 3 miliar pada 2017 yang diperuntukkan di 14 kecamatan yang sebelumnya hanya dianggarkan Rp1 miliar.
“Kita sudah anggarkan dalam APBD Pokok 2017 terkait penanggulan bencana banjir, untuk BPBD sendiri akan mendapatkan kucuran pengadaan sarana dan prasarana perlindungan korban bencana sebesar Rp3 miliar,” ungkapnya di kantor DPRD Makassar, kemarin.(arf-ita)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top