Berita Kota Makassar | Lima Akses Jalan Protokol Ditutup
Headline

Lima Akses Jalan Protokol Ditutup

MAKASSAR, BKM — Lima akses jalan protokol ditutup saat berlangsungnya aksi damai di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (2/12) hari ini. Masing-masing Jalan Jenderal Sudirman, Jenderal Ahmad Yani, Sawerigading, Gunung Kelabat dan Sungai Tangka.
Sementara badan jalan yang digunakan peserta dzikir bersama, masing-masing disiapkan sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Gunung Merapi, Sungai Saddang dan Botolempangan.
”Kepada para pengendara agar menghindari jalan tersebut. Penutupan dilakukan selama aksi berlangsung,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Frans Barung Mangera, kemarin.
Menurutnya, petugas keamanan dari TNI, Polri dan Satpol PP telah menjalin kesempatan untuk saling bersinergi menjaga stabilitas. Termasuk mengantisipasi adanya penyusupan.
Aksi super damai untuk mendesak agar Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama itu ditahan, dianggap sebagai ajang silaturahmi antarumat muslim dari berbagai daerah di Indonesia. Karenanya, aksi ini akan lebih damai dibanding yang digelar 4 November lalu.
Massa rencananya berkumpul di Masjid Al Markaz Al Islami. Usai menunaikan salat Jumat, mereka bergerak ke Lapangan Karebosi. Di sini digelar dzikir dan doa bersama. Selanjutnya menuju flyover.
Pembina Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), Sirajuddin yang dihubungi, kemarin menyebut ada puluhan ribu orang ambil bagian dalam aksi ini. Mereka berasal dari berbagai organisasi kemasyarakat (ormas) Islam.
”Aksi dipusatkan di Lapangan Karebosi. Akan ada tauziah dari para ulama. Salat Ashar berjamaah dan zikir bersama,” ujarnya.
Terpisah, Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah, Rahmat Abdurrahman memastikan pihaknya akan ikut serta dalam aksi Super Damai ini. ”Kami dari DPP sudah meminta kepada seluruh wilayah untuk melakukan aksi bersama ormas dan MUI,” ujar Rahmat, kemarin.
Massa dari Wahdah Islamiyah yang diperkirakan 3.000 sampai 4.000 orang akan berkumpul di Masjid Al-Markaz. Mereka melaksanakan salata Jumat berjamaah di tempat ini. Kemudian berjalan kaki kaki menuju Lapangan Karebosi.
Selain itu, kata Rahmat, Wahdah juga akan menurunkan tim medis dan mobil ambulance. Juga ada tim Semut, yang nantinya bertugas membersihkan dan memunguti sampah-sampah.
“Kita sudah mempersiapkan kantong-kantong sampah untuk menjaga kebersihan. Tim semut ini nantinya akan jalan di barisan paling belakang,” terangnya.
Kordinator Aksi Kopizone Makassar, Irwan Said berangkat ke Jakarta bersama rombongan relawan Kopizone untuk Indonesia sebanyak 20 orang. “Keberangkatan kami ke Jakarta masing-masing menggunakan dana pribadi. Ini kami lakukan secara ikhlas dan sesuai panggilan hati nurani,” ujar Irwan, kemarin. (mat-ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top