Sulselbar

Helikopter TNI AD Mendarat Darurat

BKM/ALALUDDIN MENDARAT DARURAT -- Helikopter milik TNI AD saat mendarat darurat di halaman depan kantor bupati Mamuju Utara.

PASANGKAYU, BKM — Sebuah helikopter milik TNI AD yang ditumpangi lima orang kru dari penerbang BKO Kodam 7 Wirabuana, Rabu sore (30/11), sekitar pukul 05:00 Wita, mendarat darurat di halaman depan kantor bupati Mamuju Utara (Matra) provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Pendaratan darurat ini akibat cuaca buruk.
Helikopter milik TNI AD ini berangkat dari Makassar-Mamuju-Palu dan akan melanjutkan perjalanan ke Manado untuk melakukan latihan Latap Raider Batalion 712 Manado. Namun karena cuaca buruk, helikopter yang dipiloti Mayor CPN Handry Wibowo bersama lima kru lainnya memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat.
Awalnya pendaratan darurat akan dilakukan di kabupaten Donggala, provinsi Sulawesi Tengah. Namun karena lapangan pendaratan kurang memungkinkan untuk mendarat akibat banyaknya hewan ternak milik warga yang berada di pinggir lapangan, pilot kemudian memutuskan melakukan pendaratan di wilayah kabupaten Mamuju Utara.
Sebelum melakukan pendaratan pilot Mayor CPN Handry Wibowo bersama kru, masing-masing Letda CPN Maidiar, Serma Rudi Bagja, Sertu Samsudin, serta Serda Taufik melakukan kordinasi dengan pihak TNI setempat dan pihak kepolisian sebelum melakukan pendaratan. Setelah melakukan koordinasi, heli kemudian melakukan pendaratan di halaman depan kantor bupati Matra.
Mayor CPN Handry Wibowo, pilot helikopter saat dikonfirmasi mengatakan, heli ini melakukan penerbangan dari Makassar-Mamuju-Palu. Namun karena cuaca buruk, sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan pendaratan di Bandara Palu. Sehingga kru memutuskan melakukan pendaratan darurat. Setelah melakukan kordinasi dengan aparat TNI, Polri dan juga petugas keamanan kantor bupati sehingga pendaratan aman dan semua personel selamat. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top