Metro

Fajar Beri Award ke Para Tokoh

MAKASSAR, BKM– Di HUT-nya yang ke 35 Harian Fajar yang merupakan koran terbesar di Indonesia Timur ini memberikan award atau penghargaan ke sejumlah tokoh penting di Sulsel dari berbagai profesi.
Penghargaan tersebut diberikan saat puncak resepsi HUT Harian Fajar yang berlangsung di Hotel Gammara Tanjung Bunga, Rabu (30/11) malam.
Acara yang berlangsung semarak dan meriah ini dihadiri sejumlah tokoh di Sulsel, yakni Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Pangdam VII Wirabuana, Agus Surya Bakti, Kapodal Sulsel, Irjen Pol Anton Charliyan, Ketua DPRD, Sulsel HM Roem, Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Sekretaris Kota Makassar, Ibrahim Saleh, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe dan beberapa pejabat penting lainnya.
Chairman FAJAR Grup HM Alwi Hamu, jajaran Komisaris Syamsu Nur, Syafiuddin Makka, Direktur Utama H Agus Salim Alwi Hamu dan jajaran direksi turut hadir termasuk para mantan pimred FAJAR dari masa ke masa.
Resepsi yang dipandu MC kocak Cak Lontong yang mengenakan jas memukau para undangan, termasuk saat tampil stand up comedy.
Pemberian award khusus diberikan ke tokoh yang dianggap berjasa membangun Sulsel sejak era tahun 1990-an hingga sekarang. Penghargaan yang diberi nama “lifetime achievment” itu diberikan kepada para mantan Gubernur Sulsel seperti HZB Palagua dan HM Amin Syam dan ulama besar Sulsel AGH Sanusi Baco, mantan Wali Kota Makassar, Malik B Masry, Ilham Arief Sirajuddin, Amiruddin Maula, Janci Raib, dan Suwahyo.
Penghargaan juga diberikan kepada tokoh kehormatan FAJAR yakni, Pangdam VII Wirabuana Mayjen Agus Surya Bakti dan Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Anton Charliyan. Dua jenderal ini dianggap sukses menjaga suasana kondusif di Sulsel dalam kurung waktu setahun sejak bertugas.
Panitia HUT FAJAR bersama PT Holding FAJAR Group juga meluncurkan empat buku sekaligus, yakni: buku yang dedikasikan para jurnalis untuk gubernur berjudul: “Kumis Komanda SYL”. Buku ini berisi tulisan para jurnalis Sulsel yang melihat SYL dalam berbagai versi mereka.
Ada juga buku legendaris berjudul: 100 Tokoh Sulsel, yang merangkum hampir semua tokoh Sulsel tersebar di tanah air, dan buku terbaru yakni, “The Next Generation, yang didalamnya para pengusaha muda pelanjut generasi, serta buku dari buah pikiran HM Alwi Hamu berjudul: “Positif Menata Pikiran”.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat sesi tanya jawab sekaligus pembukaan acara mengatakan, harian FAJAR selalu dibaca paling terakhir karena selain tebal FAJAR yang paling bijak dan meluruskan biasa berita-berita miring. “Kita tahulah tak ada pemerintahan di dunia ini tak mendapat kritik, tapi harian FAJAR bisa menempatkan dengan baik kritik itu,” kata SYL.
Sementara itu, Dany Pomanto mengatakan FAJAR selalu dibaca di bagian metropolis untuk mengetahui perkembangan kota.(*)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top