Gojentakmapan

Calo CPNS Dibui

JENEPONTO, BKM — Calo CPNS Jeneponto, Amran Palliori alias Caddi, pekerjaan PNS Golongan II, kelurahan Monro-monro, kecamatan Binamu, kabupaten Jeneponto, ditangkap anggota Reskrim Polres Jeneponto. Warga Jalan M Ali Daeng Gassing, kelurahan Pabiringa, kecamatan Binamu ini ditangkap anggota Reskrim dipimpin Kanit 1 Reskrim Polres Jeneponto, Aiptu Aripuddin.
Amran diciduk dari tempat persembunyiannya. Kini ia dijebloskan masuk sel Polres Jeneponto, Rabu (29/11). Amran Ditangkap karena ulahnya menipu korbannya dengan mengaku bisa meluluskan menjadi CPNS. Seperti diungkapkan Norma binti Karotang, tenaga honorer kantor UPTD Dinas Dikpora Jeneponto, saat di kantor Polres Jeneponto, untuk menjadi CPNS dirinya dimintai uang Rp44.200.000 sambil memperlihatkan kuitansi.
Warga kampung Pitape, desa Bontosunggu, kecamatan Turatea ini mengatakan, saat menyerahkan uang dirinya merasa seperti terhipnotis.
”Gaya bicaranya meyakinkan. Penyerahan uang saya lakukan secara bertahap. Penyerahan pertama pada 9 Desember 2009 sebesar Rp17 juta, lalu 15 Juli 2010 sebesar Rp27.200.000. Sehingga keseluruhannya dimana kejadiannya sudah lama dimana Pengambilan Uang pertama tanggal 9 Desember 2009 sebesar Rp.17.juta dan pada tanggal 15 juli 2010 sebesar Rp.27.200.000 sehingga keseluruhan Rp.44.200.000. Karena capekma menagih uangku. Dia juga pindah-pindah rumah, sehingga saya melaporkannya ke Polres Jeneponto atas kasus penipuan yang saya alami. Dia menjanjikan kelulusan CPNSD K2 tapi tak kunjung terealisasi. Janji janji saja,” berang Norma.
Tangge, warga Jalan Tembakau Bontosunggu Kota yang merupakan tetangga mantan isteri pertama tersangka, mengatakan, tersangka sudah lama bercerai dengan isteri pertamanya. Karena ia tidak tahan dengan orang keluar masuk di rumahnya menagih pinjaman uang. Jumlahnya tidak sedikit, tapi ratusan juta.
”Mungkin itumi yang dibelikan mobil. Isterinya sudah tiga orang. Sepertinya ia tidak kapok karena sudahmi di penjaram” ujar Tangge.
Hal ini dibenarkan Lurah Monro-monro, Nurislam. Dikatakan, Amran jarang masuk kantor. Ia sudah empat bulan alpa dan sudah dilaporkan ke inspektorat. Dikatakan, sudah dua orang dari kecamatan Turatea dan kecamatan Rumbia pernah datang ke mari. Mereka datang untuk meminta uangnya. Namun saya tidak tahu berapa jumlahnya.
Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai BKDD Jeneponto, Mustakbirin, mengatakan, dirinya sudah mendengar tentang ditangkapnya Amran, staf kantor kelurahan Monro-monro sebagai calo CPNSD. ”Sepertinya tidak ada hubungan dengan bidang tugasnya. Itu murni pidana. Namun demikian, sudah mencoreng nama baik BKDD Jeneponto,” jelas Mustakbirin.
Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Ismail Samad, mengakui tentang penangkapan Amran Palliori alias Caddi di rumah neneknya kampung Tamarunang, kelurahan Pabiringi sekitar pukul 15.00 wita, Selasa (29/11). Tersangka kini sudah mendekam di dalam sel Polres Jeneponto guna penyelidikan lebih lanjut. (krk/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top