Buat Aplikasi Informasi Kegiatan Pemuda StudEc – Berita Kota Makassar
Headline

Buat Aplikasi Informasi Kegiatan Pemuda StudEc

IST WAKILI SULSEL-Sitti Hadiyanti Dahab mewakili Sulsel pada ajang APFLC 2016 di Malaysia.

USAHA tidak akan pernah mengkhianati hasil. Ketika seseorang telah berikhtiar, Tuhan-lah yang menentukan. Itu disadari betul oleh Sitti Hadiyanti Dahab.

Laporan: Ardhita Anggraeni

SEKILAS, sebenarnya tidak ada yang begitu istimewa dari seorang Hardiyanti. Ia sama seperti mahasiswi lainnya di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.
Aktif kuliah di kampus Fakultas Sastra Jurusan Bahasa Inggris. Juga terlibat dalam kegiatan kemahasiswaan.
Setelah ditelusuri lebih jauh, Hardiyanti merupakan wakil Sulawesi Selatan pada even Asia Pasific Future Leaders Conference (APFLC) 2016.
Tidak mudah baginya untuk lolos ke APFLC 2016. Ia harus bersaing dengan 900 pelamar. Mereka mendaftarkan diri dan bersaing menjadi peserta di ajang yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Malaysia itu.
“Awalnya hanya mau mempromosikan metode yang pas untuk memotivasi siswa dalam pembelajaran. Sebab bukan hal mudah
memotivasi anak dalam belajar. Itulah yang saya akan dipresentasikan di Malaysia,” ujarnya saat ditemui di sela-sela perkulihan.
Namun, rencana itu berubah. Saat konferensi digelar, Sitti membawakan materi yang bukan keahliannya. Yaitu di bidang kesehatan. Tapi itu tidak jadi masalah baginya. Ia tetap tampil dan memaparkan materi sesuai kemampuannya.
Bukan hanya mengikuti konferensi di seluruh negara, yang meliputi Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, Kamboja, Myanmar, India, Bangladesh, Pakistan, Nepal, dan Amerika. Sitti juga membuat aplikasi berbasis teknologi di bidang kesehatan yang akan memvotivasi pelajar di dunia pendidikan.
”Jadi saya juga buat aplikasi untuk mendukung kemudahan masyarakat dalam dunia kesehatan yang berbasis pendidikan. Bukan hanya memaparkan ilmu yang kita miliki. Tapi juga
membuat suatu aplikasi. Jadi paham betul teknologi,” tuturnya.
APFLC adalah sebuah acara yang diselenggarakan oleh platform muda Asia Pacific Leader Initiative (APLI) di Kuala Lumpur, Malaysia. Tujuan utamanya adalah memperkuat pendidikan, kepemimpinan, pemahaman multikultural, kewirausahaan dan kesadaran berpikir keterampilan oleh para ahli dan mentor dari Asia Pasifik. APFLC 2016 dihadiri 160 pemuda terpilih dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.
”Kita terpilih atas dasar kontribusi yang sangat baik di bidang sosial, dan berpengaruh di negara mereka sendiri. Selama konferensi berlangsung, saya bertemu, berdiskusi, dan bertukar ide-ide dengan peserta lainnya,” bebernya.
Berkat aplikasi yang dibuatnya, Sitti telah meluncurkan aplikasi informasi mengenai kegiatan pemuda, yakni StudEc. Di dalamnya berisi tentang informasi aplikasi konferensi, pemuda tamasya, pertukaran mahasiswa, beasiswa, dan lokakarya di seluruh wilayah Asia Pasifik.
“Menjadi pengalaman baru juga bisa membantu masyarakat. Banyak ilmu juga. Sebab kita tidak hanya bertemu ribuan pelajar dan mahasiswa dari seluruh indonesia. Tapi bisa berjumpa dengan pembicara berkualitas tinggi. Seperti digital marketing ahli dari Amerika Serikat, Managing Director Facebook Asia Pasifik Digital, Manager Google Asia Pacific dan perwakilan dari aktivis pemuda Malaysia,” terangnya. (*/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top