Karyawan Hotel Gantung Diri di Hotel – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Karyawan Hotel Gantung Diri di Hotel

TEWAS -- Korban saat ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar hotel tempatnya bekerja, Selasa (29/11).

PINRANG, BKM — Seorang karyawan Hotel Permata di Kabupaten Pinrang, Awaluddin (20) ditemukan tewas gantung diri di salah satu kamar di lantai 3 Hotel tempatnya bekerja, Selasa (29/11) sekitar pukul 14.30 Wita.

Sontak kejadian ini membuat heboh para tamu hotel dan warga sekitar lokasi kejadian. Jasad korban pertama kali ditemukan dalam posisi tergantung dengan seutas tali oleh pemilik hotel, Andi Citra.
Ceritanya bos Hotel Permata ini mencari korban karena hendak menyuruhnya. Setelah dicek semua kamar yang tak dihuni tamu, Andi Citta kaget ketika kamar 106 yang sering ditempati korban beritirahat terlihat sosok menggantung.
Setelah dicek, sontak pemilik kaget dan berteriak histeris meminta tolong. “Saya mau suruh bersihkan kamar yang baru saja ditinggal tamu. Tapi saya temukan Awal sudah meninggal tergantung oleh seutas tali,”cerita Andi Citta dihadapan penyidik Reskrim Polres Pinrang.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian (TKP) yang diperkuat keterangan dari kekasih korban, Reski (19) yang juga karyawan Hotel tempat korban bekerja.
Korban tinggal di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo Pinrang, nekad gantung diri karena stres setelah dimarahi orangtuanya. Menurut Reski, sebelum dtemukan gantung diri sekira pukul 13.00 Wita, korban sempat curhat dan menceritakan jika dirinya sudah bertengkar dan dimarahi ayahnya.
Penyebabnya katanya, motornya ditarik oleh pihak Mandala Finance Pinrang karena menunggak angsurannya.
“Iya pak, Awal dimarahi bapaknya karena motornya dibiarkan menunggak dan telah diambil paksa oleh pembiayaan. Katanya menunggak 2 bulan lebih cicilannya,” ungkap Reski.
Untuk kepentingan penyelidikan, jasad korban dibawah ke RSUD Lasinrang Pinrang.
Kapolres Pinrang AKBP Leo Joko Triwibowo melalui Kasat Reskrim, AKP Muhammad Nasir, Rabu (30/11) membenarkan kasus bunuh diri tersebut.
“Untuk sementara, motifnya begitu karena sesuai pengakuan teman kerja korban dan pemilik hotel yang menjadi saksi, katanya korban bertengkar orangtuanya lantaran motor kreditnya ditarik oleh pembiayaan karena mengunggak,” ujar AKP Nasir yang dihubungi BKM via selulernya, kemarin.
Menurutnya, Awaluddin takut pulang ke rumah karena adanya tunggakan cicilan motor selama sebulan. “Ini dugaan berdasarkan keterangan yang diperoleh dari orang tuanya,” tambahnya.
Pacar almarhum, sudah dibawa ke Polres Pinrang untuk dimintai keterangan termasuk pemilik hotel dan orantua korban. Sebab sebelum Awaluddin ditemukan tewas, dia dan pacarnya bertemu di kamar 106 hotel tersebut. (ady/B)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top