Kades Aka-akae DPO Kasus Pemalsuan Dokumen – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Kades Aka-akae DPO Kasus Pemalsuan Dokumen

SIDRAP, BKM — Kades Aka-akae, Kecamatan Watang Sidenreng, Sidrap, Muslimin, menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Sidrap.
Muslimin menjadi DPO Kejari Sidrap, dikarenakan dianggap tidak kooperatif. Sedianya, Muslimin memenuhi panggilan Kejari Sidrap, Selasa, 30 November bersamaan dengan pelimpahan tahap II berkas perkara pemalsuan dokumen sertifikat tanah.
Akan tetapi yang bersangkutan mangkir dari panggilan tanpa ada alasan yang jelas sehingga dijadikan DPO.
“Sesuai ketentuan, yang bersangkutan kami jadikan DPO. Anggota kami sudah mencarinya ke rumahnya, namun dia (Muslimin) tidak ada, informasinya, sudah kabur,” kata Kajari Sidrap, Jasmin Simanullang, Rabu (30/11).
Menurut Jasmin, Muslimin ikut menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pemalsuan surat-surat dokumen pertanahan. Sebelumnya, Kejari Sidrap telah menahan Andi Mariati Sulfiana dan Muhammad Basri.
Kasi Intelijen Kejari Sidrap, Andi Irfan, menambahkan, Muslimin, Andi Mariati dan Muhammad Basri, dijerat Pasal 263 ayat (1) dan (2) Jo. Pasal 55, 56 KUHPidana, tentang tindak pidana membuat surat palsu. Ketiganya diancam pidana selama enam tahun penjara.
Terpisah, Ketua Umum Pemuda LIRA Sulsel Abdul Jabbar mengklarifikasi soal Bupati LIRa yang disebut-sebut dijabat Andi Mariati.
“Andi Mari bukan lagi pengurus ataupun Bupati LIRa di Sidrap. Masa pengurusnya sudah lama berakhir dan tidak pernah ada perpanjangan. Intinya pengurus LIRa di Sidrap lagi kosong dan tidak ada pejabat Bupati,” tegas Jabbar yang juga Sekretaris Jendral PDP IMM Sulsel ini. (ady/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top